Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Rifat Sungkar
Dream - Teknologi turbo kerap digunakan pada mesin mobil modern. Hal ini tentu dengan berbagai pertimbangan. Seperti untuk meningkatkan efisiensi bahan bakar, juga memaksimalkan tenaga pada mesin.
Namun timbul kekhawatiran dan pertanyaan dari konsumen terkait perawatan mesin turbo, susah dan repot tidak?
Berikut tips melakukan perawatan mobil bermesin turbo dari Rifat Sungkar, pembalap nasional yang juga Brand Ambassador Mitsubishi Indonesia.
Pemilik mobil bermesin turbo disarankan untuk memperhatikan temperatur dapur pacunya demi menjaga performa kendaraan tetap optimal.
Suami artis Sissy Priscillia mengatakan merawat mesin turbo tidaklah sulit, namun perlu perhatian ekstra apabila mesin dalam kondisi panas.
" Mobil turbo musuhnya cuma satu yaitu panas. Kalau mobil turbo dipakai jalan panjang, rileks dulu supaya temperatur normal," pesan Rifat dalam acara MMKSI virtual interview, belum lama ini.
Mesin turbo memang menawarkan performa dan efisiensi. Namun jika pengguna salah melakukan perawatan, bukan efisiensi yang didapatkan, melainkan biaya perbaikan yang lebih mahal dari mesin biasa.
" Biayanya bisa mahal (jika rusak). Maka usahakan suhunya diatur, gunakan coolant yang baik," imbuh Rifat.
Faktor lain yang merugikan pemilik kendaraan apabila memaksa turbo bekerja saat mesin panas adalah konsumsi bahan bakar yang boros.

" Ketika mesin turbo panas, mereka akan cari bagaimana mendinginkan. Masalahnya, hal yang akan dicari mesin adalah bahan bakar, jadi mesin akan lebih boros," ucapnya.
Rifat juga mengingatkan agar pemilik mobil menggunakan pelumas yang sesuai, supaya bisa meredam panas akibat gesekan mesin.
" Tugas pelumas juga cukup berat. Salah pelumas membuat perputaran mesin berat dan temperatur naik, maka turbo akan membuat konsumsi BBM tinggi," kata dia.
Yang juga penting untuk menjaga usia komponen pada mesin turbo, disarankan tidak langsung mematikan mesin dalam kondisi panas, melainkan memberikan waktu cooling down sebelum menghentikan mesin.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam