Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kuliner Betawi (Kusmiyati/Dream.co.id)
Dream - Kesadaran masyarakat Indoneesia mengenal aneka kuliner lokal dinilai makin berkurang. Beberapa pakar dan praktisi yang bergelut di dunia kuliner dan pariwisata bersama-sama membentuk suatu lembaga yang diberi nama Akademi Kuliner Indonesia (AKI).
Sekitar 10 pakar dan praktisi yang terlibat di dalam AKI itu yakni Murdijati Gardjito selaku guru besar Universitas Gajah Mada, Linda F Adimidjaja selaku staf ahli bidang kuliner di Kementrian Pariwisata Ekonomi dan Kreatif dan Kementerian Perdagangan, Heni Pridia selaku penulis buku dan food stylish dan masih ada lagi yang lainnya.
" Kami tidak ingin aneka kuliner Indonesia diakui oleh negara lain karena masyarakat Indonesia sendiri tidak mengenali kuliner tanah airnya," kata staf Ahli Bidang Kuliner di Kementerian Pariwisata Ekonomi dan Kreatif Indonesia dan Kementerian Perdagangan, Linda F Adimidjaja, Selasa 23 Juni 2014.
Setelah melakukan penjelajahan di berbagai daerah Indonesia, AKI baru saja mengadakan syukuran atas hari jadinya yang pertama di Kunskring Paleis Gallery Art, Jakarta. " Kami membagi tim untuk menelusuri kuliner Indonesia. Kemudian didokumentasikan dan dilanjutkan pengenalan kepada seluruh masyarakat bisa berupa pameran ataupun buku," kata Linda.
Upaya pendokumentasian ini bertujuan agar hak cipta kuliner Indonesia tidak direbut atau diakui negara lain. " Dokumentasi itu penting agar masyarakat mengenal semua kuliner Indonesia dan tidak lagi diakui negara lain," ujar Murdijati. Daerah yang telah ditelusuri AKI diantaranya Jakarta, Bali dan Manado.
Mereka berharap upaya yang dilakukan AKI dapat didukung penuh masyarakat Indonesia. " Kami tidak dapat berjuang sendiri, dukungan masyarakat sangat kami harapkan. Marilah kita semua mencintai kuliner Indonesia yang begitu luar biasa," ujar Murdijati. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya