Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli
Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest
3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram
Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian
Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini
Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
5 Makanan Olahan yang Bisa Dikonsumsi Setiap Minggu untuk Membantu Menjaga Kolesterol
Ilustrasi
Dream - Penyangkalan jadi hal yang sering muncul pada orangtua saat anak mengalami masalah perilaku. Mungkin dalam hati kecil orangtua merasa anak memiliki masalah. Tapi penyangkalan selalu muncul dan masalah perilaku tersebut tak kunjung teratasi dan semakin parah.
Bukan hanya berpengaruh pada perkembangan anak secara psikologis maupun fisik tapi juga perkembangan sosialnya. Terutama saat anak bergaul dalam lingkungannya. Anak yang sering bertengkar, menyakiti sendiri, mengamuk dan ciri lain yang sebenarnya menunjukkan kalau anak mengalami masalah perilaku. Mereka sebenarnya butuh bantua profesional.
" Orangtua mungkin bingung harus bagaimana atau berpikiran 'ah nanti usianya bertambah anak akan semakin baik', tapi hal itu tak kunjung terjadi. Mencari bantuan pada ahlinya dalam hal ini psikolog bisa jadi solusi yang tepat untuk membantu orangtua mengatasi kebingungan," ujar Amy Morin, seorang psikolog anak.
Berkonsultasi dengan psikolog profesional bukan berarti anak mengalami masalah parah atau menunjukkan Anda orang tua yang tidak kompeten. Terkadang, karena satu dan lain hal, anak-anak membutuhkan sedikit dukungan tambahan atau jenis disiplin yang berbeda. Intervensi dini sering menjadi kunci keberhasilan.
" Jika Anda mempertanyakan apakah anak Anda mungkin memerlukan pertolongan, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan psikolog," ujar Morin.
Psikolog akan melakukan analisis mendalam. Jika memang terdapat masalah perilaku, maka anaknya nantinya akan diberi terapi. Orangtua pun akan mendapat banyak ilmu baru dalam hal pendekatan dengan anak.
Sebenarnya ada beberapa tanda kalau anak butuh bantuan psikolog. Orangtua harus lebih jeli melihat sikap dan situasi. Seperti ketika strategi disiplin tak bekerja dan hubungan anak dan orangtua memburuk. Lalu ketika sikap anak sangat menggangu di sekolah, sering dikeluarkan dari kelas dan mendapat teguran berkali-kali. Termasuk ketika sikapnya mempengaruhi
kehidupan sosialnya.
Penting bagi anak-anak untuk memiliki interaksi sosial yang positif. Jika perilaku anak malah membuatnya terus menerus mengalami masalah dengan orang lain, seperti bertengkar, mencari keributan, penting untuk mencari pertolongan.
" Juga ketika perilaku anak Anda tidak sesuai perkembangannya. Jika anak yang berusia 8 tahun masih sering mengalami tantrum tak bisa diajak komunikasi dengan baik, mungkin ada masalah yang tak bisa diketahui orangtua dan psikolog bisa membantu," ungkap Morin.
Sumber: Verywell
Advertisement

Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis

Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi

Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya

Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?

Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli

Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest

3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram