Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Makanan Sehat Untuk Anak
Dream - Kebiasaan makan pada anak perlu dilatih dan dicontohkan. Mulai sekarang jangan biasakan menyediaan makanan " apa saja asal mereka mau makan" . Kebiasaan seperti ini dikhawatirkan terbawa hingga dewasa dan berdampak buruk pada kesehatannya.
Orangtua punya dua pilihan ketika anak-anak menolak makanan tertentu atau hanya ingin makan makanan kesukaannya. Menuruti kemauan anak atau menyiasatinya agar anak memakan makanan yang disediakan, atau setidaknya mencicipinya.
Anak sebenarnya perlu diajarkan kalau ia harus makan apa yang disediakan di rumah, bukan makanan yang dia inginkan. Hal ini penting ditanamkan agar tak jadi " picky eater" , dan jika nanti ia makan di rumah orang lain, ia belajar menghormati tuan rumah yang telah menyediakan makanan.
Ada trik khusus yang bisa diterapkan untuk membentuk kebiasaan makan yang baik pada anak. Lakukan secara konsisten agar si kecil bisa menghargai makanan yang sudah disediakan.
1. Buat si penakut sayur
Olahan sayur yang nikmat memang jadi kunci agar disukai anak-anak. Jangan segan untuk menambahkan keju, minyak zaitun atau taburan bawang agar rasa sayur jadi lebih nikmat. Sesekali ajak anak ke kebun sayuran, dan biarkan mereka mengeksplorasi. Rasa ketertarikan ini bisa jadi pemicu anak suka sayuran.
2. Buat si penyuka manis
Anak-anak sangat menyukai makanan yang manis. Daripada menyimpan permen dan cemilan kaya gula, lebih baik setok buah-buahan manis di kulkas. Ajarkan juga anak untuk membatasi konsumsi makanan manis. Katakan pada mereka tentang rasa sakit gigi dan kelebihan berat badan jika terlalu banyak makan makanan manis.
3. Buat anak penyuka karbohidrat
Kenalkan mereka dengan ragam karbohidrat yang lebih sehat, seperti nasi merah atau roti gandum. Coba membuat menu harian karbohidrat yang beragam, dan jangan lupa sertakan protein karena sangat penting untuk perkembangan otak anak.
4. Buat si penyuka jus
Jika anak-anak haus, biasakan memberi mereka air putih, bukan jus. Jus dengan tambahan gula tidak baik untuk kesehatan gigi. Tapi, jika mereka tetap menginginkan jus, usahakan untuk memberi jus yang dibuat dari buah asli tanpa gula dan bukan jus buah kemasan.
Membuat infused water juga bisa dijadikan trik agar si kecil lebih sering minum air putih. Cukup taruh irisan lemon dan daun mint ke dalam botol berisi air dan diamkan semalaman. Taruh di lemari es dan keesokan hari, si kecil bisa meneguknya.
Laporan: Nanda Febriani
(Sah/Sumber: Kid Spot)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya