Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Sepatu LeChal (Sumber : Lechal.com)
Dream - Setelah jam tangan dan kacamata pintar, kini sebuah wearable device lain yakni sebuah sepatu pintar dipastikan bukan lagi sekedar khayalan. Sebuah perusahaan rintisan asal India diketahui mulai mengembangkan sepatu pintar yang dibekali GPS (global positioning system).
Layaknya sebuah perangkat pintar, sepatu yang diberi nama LeCahl atau berarti " bawalah saya bersama" dalam bahasa India ini akan membantu sang pemakai mendapatkan pola hidup sehat. GPS yang tertanam di dalam sepatu akan akan bergetar untuk memberi notifikasi saat anda salah melangkah.
Selain itu sepatu pintar ini juga akan menghitung jumlah langkah anda setiap hari, jarak tempuh, dan jumlah kalori yang terbakar selama berjalan atau berlari. Untuk memberikan data lokasi yang akurat, sepatu berwarna merah menyala ini telah dilengkapi dengan koneksi Bluetooth yang terhubung dengan ponsel untuk mengarahkan sang pemakai pada aplikasi Google Map.
Mengutip laman Gulfnews, Senin 1 September 2014, sepatu pintar LeChal merupakan gagasan Krispian Lawrence dan Anirudh Sharma yang saat ini telah mendirikan perusahaan rintisan Ducere. Untuk merealisasikan ide besarnya itu, kedua lulusan sekolah teknik ini mendapatkan dukungan dana dari seorang investor.
" Kami menyadari jika kehadiran sepatu pintar ini akan membantu orang dengan keterbatasan penglihatan atau gangguan fisik lainnya, karena dapat mengandalkan notifikasi berupa getaran," kata Krispian Lawrence sebagai salah satu pencetus dibalik ide sepatu pintar.
Sang pemakai akan mendapatkan notifikasi getar pada ponsel untuk mengetahui kapan harus berbelok ke kiri atau kanan. Lawrence dan Sharma sebagai pencetus dibalik ide sepatu pintar ini menyebut sepatu besutannya lebih ditujukan untuk penderita demensia dan orang tua yang hendak memantau aktivitas anak mereka.
Namun untuk mengawali pemasaran, sepatu ini akan lebih ditujukan sebagai penunjang gaya. Rencananya sepatu merah menyala ini akan dipasarkan seharga USD 100 hingga USD 150.
Hingga kini proses pemasaran masih mengandalkan promo mulut ke mulut dan melalui situs Iechal.com. Namun dalam waktu dekat perusahaan berencana memasarkan produknya ke sejumlah toko ritel di India dan Amerika Serikat.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya