Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Shutterstock
Dream - Masalah kerontokan rambut menjadi momok baik bagi perempuan maupun laki-laki. Penyebab rambut rontok berbagai macam mulai dari stres, genetik, produk rambut yang tak cocok, maupun nutrisi yang buruk.
Salah satu cara terampuh mengatasi rambut rontok adalah dengan rutin melakukan perawatan baik dari luar maupun dalam. Kuncinya adalah nutrisi yang dibutuhkan untuk mendapatkan rambut kuat serta kulit kepala yang sehat.
Salah satu pengobatan dari dalam yang sedang menjadi perbincangan masyarakat adalah zat bernama biontin. Khasiatnya dipercaya bisa mempercepat proses pertumbuhan rambut. Tapi apa sebenarnya biotin?
Biotin merupakan kandungan vitamin dari keluarga vitamin B. Vitamin ini juga dikenal sebagai vitamin B7 atau H.
Biotin memiliki peran penting untuk kesehatan kulit, kuku, dan rambut. Jika tak dipenuhi asupannya, kulit kamu bisa rusak, rambut rontok, dan kuku rusak.
Manfaat Biotin
Kandungan vitamin Bionton sebenarnya bisa kamu dapatkan dari beragam buah dan sayuran yang ada, serta mengonsumsi suplemen khusus.
Biotin punya segudang manfaat untuk tubuh, seperti mengatasi rambut rontok, membantu mempercepat proses pertumbuhan rambut, dan membuat rambut lebih berkilau.
Untuk orang dewasa, asupan biotin harian yang dibutuhkan hanya sebesar 20-30 mg. Jadi sangat penting untuk mengonsumsi buah dan sayur yang punya kandungan biotin.
Buah dan sayur yang memiliki kandungan biotin di dalamnya juga cukup mudah ditemukan, seperti brokoli, ubi, bayam, dan jamur. Tak hanya itu, kandungan biotin juga dapat kamu temukan pada telur dan keju.
(Sah, Sumber: Femina.in)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya