Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
New Xpander
Dream - Mobil dengan penggerak roda depan atau front wheel drive (FWD) kini semakin diminati di Indonesia, salah satunya Mitsubishi Xpander dan Xpander Cross terbaru.
Sebagai mobil keluarga atau multi-purpose vehicle (MPV), penggunaan FWD ini juga punya banyak kelebihan baik dari sisi performa maupun estetika.
Mobil penggerak roda depan memiliki berat yang lebih ringan karena tidak memiliki gigi transmisi dan poros untuk menyalurkannya ke roda belakang.
Berat mobil yang lebih ringan dapat menghemat konsumsi bahan bakar. Sehingga mobil penggerak roda depan cocok untuk digunakan pada mobil keluarga dan mobil yang digunakan pada daerah perkotaan.
Tsunehiro Kunimoto selaku Corporate Vice President, Design Division Mitsubishi Motors Corporation (MMC) mengatakan mobil berpenggerak roda depan justru lebih efisien, mengakomodir teknologi terbaru, dan menambah kelegaan pada ruang kabin karena lantai kendaraan menjadi rata.

“ Tren di Eropa banyak memakai FWD karena akan lebih mengakomodasi teknologi baru. Misalnya lantai kabinnya rata karena konsep MPV tentunya harus lega serta beratnya juga lebih ringan," ujar Tsunehiro Kunimoto dalam sebuah pameran nasional, beberapa waktu lalu.
Sistem penggerak roda depan Mitsubishi Xpander juga ditunjang dengan transmisi baru continuously variable transmission (CVT) yang membuat performanya makin bertenaga dan hemat bahan bakar.
Ini berkat keseimbangan antara akselerasi maksimal dan tajam layaknya transmisi AT 8 percepatan, efisiensi bahan bakar, kerapatan serta perpindahan gigi yang halus.
Menurut Rifat Sungkar Brand Ambassador Mitsubishi Indonesia, dengan CVT friksi yang terjadi sangat sedikit membuat mengemudi jadi lebih menyenangkan karena tidak ada hentakan.
" Saya sempat mencoba beberapa hari dengan beberapa tipe jalanan, dan yang sangat berasa adalah saat mencapai RPM 3.000 ke 3.500. Di situ seperti ada dorongan ekstra seakan mobil tidak ada hambatan sama sekali. Lancar sekali dan ketika dipanggil tenaganya akan selalu ada,” kata pereli nasional itu.

Rifat mengakui pengguna mobil mungkin tetap melakukan “ kick down” atau menginjak pedal gas dalam-dalam untuk mendapatkan akselerasi. Namun, hal itu tidak perlu dilakukan sebab pengguna New Xpander hanya perlu mempertahankan torsi di RPM tertentu untuk mendapatkan tenaga yang optimal.
" Ini cukup berbeda dengan Xpander edisi sebelumnya. Kick down memang ada tapi pengguna bisa mempertahankan di RPM tertentu dan torsi akan mengeluarkan tenaga yang diminta," tutur suami Sisil Prisilia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya