Ilustrasi (Foto: Pixabay)
Dream – Berhubungan intim selama masa kehamilan, khususnya pada bulan ke sembilan, menjadi salah satu hal yang paling ditakuti wanita. Karena dikhawatirkan dapat berdampak buruk bagi sang calon buah hati.
Beberapa percaya hal tersebut dapat membahayakan kesehatan ibu dan bayi. Namun ada juga yang menyebut berhubungan intim selama masa kehamilan justru bermanfaat.
Selama masa kehamilan, bayi dilindungi dengan berbagai cara. Seperti otot rahim yang kuat, adanya cairan ketuban, dan plasenta yang menutup serviks sehingga mencegah bayi keluar sebelum waktunya.
Namun ada beberapa hal yang menimbulkan kecemasan selama berhubungan intim di masa kehamilan. Seperti mual, nyeri punggung, pertambahan berat badan, dan pembengkakan pada kulit. Hal tersebut dapat mempengaruhi gairah saat berhubungan intim.

Namun secara umum, melakukan aktifitas berhubungan intim tersebut tetap aman selama tidak ada anjuran khusus dari dokter.
Selain itu terdapat beberapa manfaat berhubungan seks selama masa kehamilan, yaitu dapat meningkatkan metabolisme dan membantu tubuh menjadi lebih rileks.
Saat mencapai orgasme juga dapat membantu menstimulasi aliran darah di dinding vagina yang mendorong sekresi endorfin. Sehingga dapat menghilangkan rasa sakit saat menjelang proses kelahiran.

Namun, ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat melakukan hubungan seks dimasa kehamilan. Yaitu:
(Sumber: fustany.com)