Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Pixabay)
Dream – Berhubungan intim selama masa kehamilan, khususnya pada bulan ke sembilan, menjadi salah satu hal yang paling ditakuti wanita. Karena dikhawatirkan dapat berdampak buruk bagi sang calon buah hati.
Beberapa percaya hal tersebut dapat membahayakan kesehatan ibu dan bayi. Namun ada juga yang menyebut berhubungan intim selama masa kehamilan justru bermanfaat.
Selama masa kehamilan, bayi dilindungi dengan berbagai cara. Seperti otot rahim yang kuat, adanya cairan ketuban, dan plasenta yang menutup serviks sehingga mencegah bayi keluar sebelum waktunya.
Namun ada beberapa hal yang menimbulkan kecemasan selama berhubungan intim di masa kehamilan. Seperti mual, nyeri punggung, pertambahan berat badan, dan pembengkakan pada kulit. Hal tersebut dapat mempengaruhi gairah saat berhubungan intim.

Namun secara umum, melakukan aktifitas berhubungan intim tersebut tetap aman selama tidak ada anjuran khusus dari dokter.
Selain itu terdapat beberapa manfaat berhubungan seks selama masa kehamilan, yaitu dapat meningkatkan metabolisme dan membantu tubuh menjadi lebih rileks.
Saat mencapai orgasme juga dapat membantu menstimulasi aliran darah di dinding vagina yang mendorong sekresi endorfin. Sehingga dapat menghilangkan rasa sakit saat menjelang proses kelahiran.

Namun, ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat melakukan hubungan seks dimasa kehamilan. Yaitu:
(Sumber: fustany.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya