Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Menteri Komunikasi Dan Informatika Rudiantara (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)
Dream - Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) Rudiantara, mengatakan bahaya menggunakan Virtual Private Network (VPN) untuk mengakses WhatsApp.
" Kami sudah memperhitungkan salah satunya melalui VPN, selalu dikatakan bisa bypass lewat VPN, namun hindari VPN karena (kalau kita menggunakan) VPN gratis bisa terdampak terbukanya data-data pribadi," ucap Rudiantara, dilaporkan Liputan6.com, Kamis 23 Mei 2019.
Alasan lain yang muncul yaitu, penggunaan VPN dapat menjadi akses masuknya malware atau virus ke ponsel pengguna. Terutama, aplikasi VPN yang gratis. " Kalau gratis, hindari. Pokoknya hindari menggunakan aplikasi WhatsApp melalui VPN," kata dia.
Dia mencontohkan, penggunaan VPN marak digunakan di China. Di Negeri Tirai Bambu ini, negara membatasi akses aplikasi besutan Android dan iOS.
" Di Tiongkok, WhatsApp tidak bisa, tetapi menggunakan VPN bisa, tetap berbahaya memakai VPN," ucap dia.
Pengecualian disampaikan Rudiantara. Untuk VPN berbayar seharga Rp2-3 juta, Rudiantara menggaransi penggunaannya.
Sebelumnya disampaikan, Rudiantara belum dapat memastikan kapan akses media sosial dan instant messenger, semisal WhatsApp, Instagram, dan Twitter dapat digunakan secara penuh. Dia menunggu situasi dinyatakan kondusif.
" Saya tidak bisa tetapkan besok atau lusa (membuka akses ke media sosial) saya harap situasi kembali normal," kata dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya