(Foto: Ade Hutagaol)
Dream - Sumatera Barat (Sumbar) selama ini sudah dikenal sebagai daerah penghasil songket. Di luar kain khas itu, pemerintah daerah kini semakin aktif untuk mempromosikan batik Minang.
Istri Gubernur Sumbar, Nevi Zuairina mengungkapkan pengrajin tanah Minang tengah aktif mengembangkan desain batik Minang. Bahkan Dekranasda Sumbar sampai mendatangkan perajin batik dari Yogyakarta untuk melatih keterampilan membatik seluruh pengrajin di Sumbar.
Awalnya dari total 200 motif batik minang yang dikembangkan, baru ada tujuh motif yang diakui sebagai batik. Lalu berhasil dikembangkan menjadi 11 motif batik Minang yang akhirnya resmi dirilis ke hadapan pecinta fesyen tanah air.
Mereka juga menggandeng 12 desainer yang tergabung di dalam Indonesia Modest Fashion untuk memperkenalkan batik Minang ke kancah nasional.
" Program pengembangan desain batik Minang ini membawakami pada ilmu-ilmu baru, baik dari segi pemilihan jenis bahan, pengaplikasian motif di atas busana, hingga pemilihan warna," tutur Nevi di Smesco, Jakarta Selatan, kemarin.
Ditambahkan pendiri Indonesia Modest Fashion, Jeny Tjahyawati bahwa acara ini diharapkan dapat mengangkat popularitas batik Minang serta mendorong produktivitas para pengrajin di Sumbar.
" Agar batik Minang memiliki nilai jual yang mampu bersaing dengan batik-batik lainnya," imbuh Jeny.
Sejauh ini, beberapa motif yang telah resmi diluncurkan yaitu tantadu manyasok bungo jo buah nibuang, paruah enggang, sikambang manih, kaluak paku kacang balimbing dan masih banyak lainnya.(Sah)
Advertisement
Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara


Masalah Keuangan Berkepanjangan Bisa Berkaitan dengan Penuaan Otak Lebih Cepat, Ini Penjelasannya

Pemeriksaan Kesehatan yang Penting untuk Perempuan Usia 20-an, 30-an, 40-an, dan 50-an


Tembus 21 Juta Views, 'Kasih Aba-Aba 2.0' Naykilla & Tenxi Jadi Tren TikTok Untuk Sambut Shopee 9.9


Tak Cukup Lihat Klaim di Kemasan, Orang Tua Perlu Lihat Bukti di Balik Susu Formula Anak

Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global