Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
(Foto: Ade Hutagaol)
Dream - Sumatera Barat (Sumbar) selama ini sudah dikenal sebagai daerah penghasil songket. Di luar kain khas itu, pemerintah daerah kini semakin aktif untuk mempromosikan batik Minang.
Istri Gubernur Sumbar, Nevi Zuairina mengungkapkan pengrajin tanah Minang tengah aktif mengembangkan desain batik Minang. Bahkan Dekranasda Sumbar sampai mendatangkan perajin batik dari Yogyakarta untuk melatih keterampilan membatik seluruh pengrajin di Sumbar.
Awalnya dari total 200 motif batik minang yang dikembangkan, baru ada tujuh motif yang diakui sebagai batik. Lalu berhasil dikembangkan menjadi 11 motif batik Minang yang akhirnya resmi dirilis ke hadapan pecinta fesyen tanah air.
Mereka juga menggandeng 12 desainer yang tergabung di dalam Indonesia Modest Fashion untuk memperkenalkan batik Minang ke kancah nasional.
"Program pengembangan desain batik Minang ini membawakami pada ilmu-ilmu baru, baik dari segi pemilihan jenis bahan, pengaplikasian motif di atas busana, hingga pemilihan warna," tutur Nevi di Smesco, Jakarta Selatan, kemarin.
Ditambahkan pendiri Indonesia Modest Fashion, Jeny Tjahyawati bahwa acara ini diharapkan dapat mengangkat popularitas batik Minang serta mendorong produktivitas para pengrajin di Sumbar.
"Agar batik Minang memiliki nilai jual yang mampu bersaing dengan batik-batik lainnya," imbuh Jeny.
Sejauh ini, beberapa motif yang telah resmi diluncurkan yaitu tantadu manyasok bungo jo buah nibuang, paruah enggang, sikambang manih, kaluak paku kacang balimbing dan masih banyak lainnya.(Sah)
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari