Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Foto: Zozibini Tunzi/Dream.co.id-Raissa Anjanique Nathania
Dream - Pemenang Miss Universe 2020, Zozibini Tunzi, punya beauty routine atau rutinitas kecantikan sehari-hari. Salah satu rutinitasnya dilakukan menjelang naik ke peraduan.
" Memastikan untuk membersihkan muka setiap malam sebelum tidur, terkadang sulit untuk keep up dengan kebiasaan itu," ucap wanita asal Afrika Selatan tersebut.
Zozi menambahkan, jika sudah lelah beraktivitas, wanita memang seringkali tidak membersihkan mukanya karena.
" Tidur dengan makeup masih menempel di wajah is a big no no," kata Zozi.

Zozibini Tunzi (Dream/ Raissa Anjanique Nathania)
Selain makeup, di wajah juga terdapat debu, minyak, dan keringat yang menempel. Jika malas membersihkan, akan memberi dampak buruk bagi wajah, seperti jerawat, bruntusan, dan kulit kusam.
Selain membersihkan makeup, dia juga mengaplikasikan serum, moisturizer, dan sunscreen. Serum yang rata-rata berbahan dasar air berbeda dengan moisturizer atau pelembab.
Serum sama sekali tidak mengandung minyak, sehingga bagus untuk kulit berminyak, karena minyak berlebih pada wajah dapat menyumbat pori-pori dan menyebabkan jerawat.
Sunscreen sangat penting untuk wajah kamu, karena paparan sinar matahari langsung ke kulit kamu dapat menyebabkan penuaan pada kulit wajah (keriput dan kendur), juga membuat pori-pori membesar.
Laporan: Raissa Anjanique Nathania
Dream - Memasuki usia 50 tahun, berbagai perubahan bisa terjadi. Di saat sudah berkeluarga bertahun-tahun dan berkarir sekian lama, tubuhmu justru mulai bermasalah.
Masalah kesehatan yang dialami bisa berbeda-beda pada setiap orang. Dilansir dari Times of India, berikut masalah kesehatan yang bisa dialami setelah usia 50 tahun.
Menerima Bentuk Tubuh yang Membesar
Setelah menginjak usia 50 tahun, proses metabolisme akan melambat. Meski begitu, kamu masih bisa memiliki tubuh yang bugar jika menjalani pola hidup segar secara teratur. Terlebih lagi, kamu bisa memperpanjang masa hidup.
Kesehatan yang Memburuk
Dampak kebiasaan buruk yang dilakukan di usia 30 dan 40 akan mulai muncul saat berusia 50 tahun. Pola makan kurang teratur, kurang tidur, stres serta kurang olahraga bisa membahayakan kesehatan di usia 50 tahun.
© Dream
Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa gangguan tidur dapat meningkatkan potensi Alzheimer dan berbagai jenis demensia. Potensi terkena Alzheimer akan terus meningkat sepanjang tahun.
Mengidap Tendonitis
Kondisi ini umum dialami ketika berusia 50. Tendonitis disebabkan oleh pengenduran tendon dan peradangan yang berujung pada rasa sakit kronis. Ini biasa terjadi pada lengan dan tungkai. Terutama, jika sering digunakan beraktivitas.
© Dream
Setelah usia 50, kamu mulai mengalami kerontokan. Akar rambutmu mulai melemah, begitu juga dengan batang rambut. Konsumsi makanan yang menyuburkan rambut seperti kacang hijau bisa membantu mengatasi masalah ini.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya