Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Kelompok prioritas saat ini tengah dalam proses mendapatkan vaksin Covid-19 dosis kedua produksi Sinovac Biotech. Jarak pemberian vaksin kedua dari yang pertama adalah 14 hari.
Presiden Joko Widodo dan sejumlah pejabat negara sudah mendapatkan vaksin pertama dan kedua. Begitu juga tenaga kesehatan, seperti dokter, perawat serta tenaga kesehatan yang sehari-hari berkutat dengan pasien Covid-19.
Pemberian vaksin Covid-19 memang tak bisa dilakukan sekaligus. Harus dilakukan dua kali untuk membentuk antibodi secara optimal. Rupanya, ada perbedaan fungsi di vaksin pertama dan kedua. Apa bedanya?
Dikutip dari Instagram @lawancovid19_id, dosis pertama tujuannya untuk mengenalkan vaksin dan kandungan yang ada di dalamnya kepada sistem kekebalan tubuh dan memicu respons kekebalan awal.
Sementara dosis atau suntikan kedua berfungsi untuk menguatkan respons imun yang telah terbentuk sebelumnya. Penting diingat, setalah divaksinasi, antibodi terhadap Covid-19 tak langsung terbentuk.
Dibutuhkan waktu 14 hingga 28 hari untuk membentuk antibodi Covid-19 setelah suntikan kedua dilakukan. Vaksin pun tak menjamin seseorang kebal terhadap virus Covid-19, tapi jika terkena kemungkinan mengalami kondisi yang berat jadi lebih kecil.
Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya