Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Jika sebelumnya sempat memerankan seorang gadis pengidap low vision, dalam film terbarunya Karina Salim memerankan seorang gadis indigo. Dalam film berjudul Mantan Terindah, Karina berupaya bisa total dalam memerankan gadis berusia 24 tahun.
Demi mendalami peran sebagai seorang gadis indigo, ia pun melakukan sejumlah observasi ke perkumpulan orang-orang indigo. Proses pendalaman karakter Nada dilakukannya melalui wawancara untuk mengetahui secara umum cara berpikir orang pengidap indigo.
" Dari hasil wawancara aku tahu kalau ternyata ada pengidap indigo yang juga seperti peran Nada yang tidak senang dengan kemampuan tersebut, karena merasa capai untuk mengetahui hal-hal yang sebenarnya bukan urusan mereka," ucap Karina saat berbincang dengan Dream, kemarin.
Menurutnya perannya kali ini membuatnya mengetahui kalau ternyata ada beberapa jenis indigo, mulai dari yang mampu melihat makhlus halus, melihat masa depan, hingga membaca mimpi. Sementara dalam perannya, perempuan berusia 23 tahun ini memerankan seorang indigo yang bisa melihat masa depan.
Melalui hasil wawancara dan pengamatannya, ia pun berusaha mempelajari bahasa tubuh pengidap indigo. Mulai dari cara melihat saat ada tanda tertentu seperti merem, bengong, atau ada tanda lainnya.
" Dalam perannya, Nada mendapat kemampuannya dari kecil hanya pernah berusaha menutupnya setelah kepergian sang kakak. Namun kemampuan tersebut kembali terbuka saat dia jatuh cinta sama seorang laki-laki," kata perempuan yang juga seorang balerina ini.
Hasil observasinya juga membuat Karina merasa peran Nada bukanlah peran buatan, karena ternyata dalam kehidupan nyata ada yang mengalami nasib serupa. Yakni berusaha menutup kemampuannya karena merasa tidak nyaman, namun bisa melihat lagi setelah 10 tahun kemudian.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya