Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Poster Film Selamat Pagi, Malam
Dream - Jelang perhelatan Tokyo International Film Festival yang akan diselenggarakan 23-31 Oktober 2014, salah satu film Indonesia terpilh untuk mengikuti ajang bergengsi tersebut. Film Selamat Pagi, Malam (in The Absence Of The Sun) menjadi satu-satunya wakil dari Indonesia.
Dalam keterangan resmi yang diterima Dream, film garapan sitradara muda Lucky Kuswandi akan ikut berkompetisi di kategori Asian Future dan bersiap menghadapi 9 film terbaik dari sutradara muda lainnya.
Dibintangi oleh Adinia Wirasti, film ini bercerita tentang pahit dan manisnya sebuah malam di Jakarta dari mata 3 perempuan yang merasa tidak lagi memiliki tempat di kota besar tersebut.
Ide awal cerita tidak terlepas dari pengalaman sang sutradara saat baru kembali dari sekolah film di Amerika Serikat. Banyaknya keunikan hingga membuat rasa rindu dan benci yang kerap timbul di dalam diri masyarakat menjadi keunikan tersendiri bagi Jakarta.
Adinia Wirasti yang berperan sebagai Gia dalam film ini merupakan seorang pembuat fillm dari New York yang kembali ke Jakarta untuk bertemu Naomi (diperankan oleh Marissa Anita. Dari pertemuan inilah yang kemudian menjadi awal sebuah malam yang mengubah hidup Gia.
Marissa Anita selama ini dikenal sebagai seorang pembaca berita di televisi. Film ini menjadi debut perdananya berakting di depan kamera.
Selain dua nama di atas, film ini juga diperankan oleh Ina Panggabean, Dayu Wijanto, Trisa Triandesa dan penyanyi jazz Dira Sugandi. Dalam film ini Dira berperan sebagai seorang penyanyi malam di sebuah bar kelas bawah Jakarta.
Layaknya profesi aslinya, dalam film ini Dira juga menyanyikan sejumlah lagu seperti 'Pergi Untuk Kembali', 'Selamat Pagi, Malam', dan 'To New York' dalam film yang berdurasi 94 menit tersebut.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya