Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Olahan Daging. (Source: Shutterstock)
Dream - Idul Adha tidak hanya diramaikan dengan info memasak daging, tapi risiko mengonsumsinya bagi tubuh. Beberapa resep olahan daging seperti sate bisa bersifat karsinogenik saat dibakar hingga gosong.
Mengonsumsi olahan daging terlalu banyak juga bisa menyebabkan masalah kesehatan lainnya, sehingga semakin banyak orang menyadari hal tersebut dan ingin menghindarinya.
Kesadaran terhadap masalah kesehatan yang bisa disebabkan saat mengonsumsi daging membuat sebagian orang mencari tahu cara mengolahnya agar lebih sehat.
Berdasarkan penelitian Cookpad pada 316 responden di Indonesia dengan rentang usia 25-49 tahun di bulan ini, sebanyak 32 persen di antaranya mencari resep olahan daging sehat sebagai menu Idul Adha.
Responden yang mencari resep olahan daging sehat juga menemukan berbagai tips dan trik untuk bisa memaksimalkan nutrisi pada hidangan. Berikut beberapa tips mengolah daging agar lebih sehat dan kaya nutrisi:

Foto: Shutterstock
“ Panas yang tinggi akan menghilangkan kandungan protein pada daging seperti asam amino,” ungkap Lifestyle Speaker, Fanny Imanuddin. Fanny menyarankan konsumsi daging yang dimasak medium rare atau sekitar 56-60 derajat celsius agar tidak merusak kandungan nutrisinya.
“ Kondisi ini medium rare memungkinkan daging mulai mengeras di bagian luar, tetapi akan tetap sangat lembut dan empuk di bagian tengah,” jelasnya.
Penting untuk memperhatikan asupan serat saat mengonsumsi daging. Pasalnya, daging merah termasuk bahan pangan yang sulit dicerna.
“ Sayur mentah seperti salad atau lalap sangat baik sebagai pendamping ketika mengonsumsi daging merah”. Sayur mentah yang tinggi serat akan membantu penyerapan daging agar lebih optimal.
Dengan kedua cara tersebut, Sahabat Dream bisa menikmati daging merah sekaligus memperoleh nutrisi dan mencegah dampak buruk yang bisa dialami saat mengonsumsinya. Tentunya, hal ini bisa diterapkan secara rutin, bukan hanya saat Idul Adha.
Dream - Daging sapi selalu jadi hidangan spesial. Baik itu diolah dengan dipanggang, digoreng, atau pun dicampur dengan bahan masakan lain. Aromanya pasti akan memancing kita untuk makan lebih banyak.
Sayangnya, bagi mereka yang memiliki kolesterol tinggi, mengonsumsi olahan daging tidak terlalu dianjurkan. Daging mengandung lemak jenuh yang bisa meningkatkan kolesterol jahat dalam darah.
Selain perlu memastikan konsumsinya tak berlebihan, daging juga perlu diolah dengan baik untuk mengurangi potensinya meningkatkan kolesterol. Berikut beberapa tips sederhana yang bisa diikuti untuk mengolah daging supaya rendah kolesterol.
Dilansir dari everydayhealth.com, untuk menyiapkan olahan daging yang lebih rendah kandungan kolesterolnya, bagian kulitnya tak perlu ikut dimasak. Seperti pada daging ayam, kulitnya tak perlu ikut diolah dalam masakan yang akan dibuat.

Rania Batayneh, MPH, ahli gizi di San Fransisco menyebutkan dengan cara ini maka setidaknya separuh dari kandungan lemak jenuhnya akan berkurang.
2. Buang Air Rebusan Pertama

Proses perebusan bisa bantu melunturkan lemak pada daging. Disarankan daging direbus selama 2-3 kali. Pada proses perebusan pertama, buang air rebusannya. Lalu, ganti dengan air baru kemudian rebus kembali.
Kadang kita tak sadar telah menggunakan bumbu yang berlebihan seperti aneka saus yang malah meningkatkan kandungan lemak pada olahan daging yang kita buat.

Untuk itu, selain memperhatikan pemilihan daging yang tanpa lemak, bumbu yang digunakanya sebaiknya tidak sampai berlebihan.
4. Diolah dengan Kuah Bening
Penambahan santan pada olahan daging akan meningkatkan kadar lemak jenuhnya. Daging sebaiknya diolah menjadi masakan berkuah bening seperti olahan sup. Ditambah dengan aneka sayuran, olahan daging pun jadi lebih sedap dan sehat.

Menjaga kolesterol darah agar tidak naik memang perlu lebih disiplin dalam menjaga pola makan dan kebiasaan hidup sehat. Saat makan daging, selain memperhatikan proses pengolahannya, batasi juga konsumsinya dengan tidak sampai berlebihan, ya.
Laporan Endah Wijayanti/ Sumber: Fimela.com
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam