Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Ilustrasi. (Source: Shutterstock)
Dream - Beragam jenis skincare yang kaya akan bahan aktif, dikemas dengan kemasan menggemaskan, serta berharga terjangkau kerap membuat semua orang memborong produk kosmetik. Begitu pula dengan produk makeup.
Padahal, tidak semua produk cocok dan sesuai dengan jenis maupun kebutuhan kulit. Akhirnya beberapa produk kosmetik yang dibeli berakhir di tempat sampah tanpa dihabiskan terlebih dulu.

Foto: Shutterstock
Jika terus menerus dilakukan banyak orang, hal tersebut bisa meningkatkan jumlah limbah plastik, kaca, bahkan logam dan metal yang sulit diurai.
Jumlah sampah kosmetik bisa dikurangi dengan membeli skincare maupun makeup sesuai kebutuhan. Sahabat Dream juga bisa mengikuti beberapa tips dari Dokter Kulit, Claudia Chrtistin agar sampah kosmetik yang dihasilkan berkurang.

Foto: Shutterstock
“ Aku sendiri lumayan kuratif memilih brand skincare. Aku lihat value dari brandnya dulu dan disesuaikan denagn kebutuhan kulit,” ujar dr. Claudia dalam acara Sociolla ‘Waste Down Beauty Up’ X Innisfree di Lotte Mall Puri, Jakarta Barat, Rabu 23 Agustus 2023.
Pemilihan jenis skincare juga dilakukan Claudia ketika menerima produk kosmetik dari berbagai brand. “ Jadi dipilih-pilih produknya. Kalau semua diterima akan wasteful, nggak terpakai," kata Claudia.
Sahabat Dream bisa mengenali jenis dan kebutuhan kulit terlebih dulu sebelum membeli atau mencoba produk kosmetik, sehingga produknya tidak mubadzir setelah digunakan.
Melakukan skin check bisa jadi solusi untuk mengetahui jenis dan kebutuhan kulit secara detail. Beberapa toko kecantikan menyediakan layanan tersebut untuk mempermudah pelanggan memilih produk yang tepat.
Baca Ulasan Produk
Baca ulasan produk terlebih dulu sebelum membeli untuk memastikan kecocokkannya dengan jenis maupun kebutuhan kulit. Terkadang, ulasan produk juga menjelaskan detail jenis maupun kondisi kulit pengulas, sehingga kamu lebih mudah mengetahui seputar skincare atau makeup yang akan dibeli.

Foto: Cynthia Amanda Male
“ Bisa datang ke store untuk dicoba dulu produknya, jangan FOMO (fear of missing out). Sebaiknya, coba swatch dulu. Kita kan punya preferensi tekstur yang beda-beda,” katanya.
Beli Produk Berukuran Mini
Kamu juga bisa membeli produk berukuran mini terlebih dulu untuk memastikan kecocokkannya dengan kulit, sehingga sampah kosmetik pun tidak terlalu banyak.
“ Kalau udah dihabisin produknya, dibersihin botolnya dan ditaruh di recycle station,” tutup Claudia.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan