Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Mobil Matik. (Foto: Shutterstock)
Dream – Memiliki mobil bertransmisi automatis tentu menyenangkan. Kamu takkan lagi mengalami kaki pegal karena tak perlu lagi bersusah payah memindahkan transmisi. Namun, ada satu keahlian yang masih jarang diketahui para pemilik kendaraan matic ini.
Banyak pemilik mobil matic belum mengetahui fungsi engine brake dan cara melakukannya. Mereka biasanya memilih mengerem mendadak saat mesin dalam putaran tinggi.
Padahal teknik mengurangi putaran mesin ini kurang tepat.
Dikutip dari Suzuki, Senin 6 Januari 2020, engine brake adalah teknik pengereman dengan menurunkan putaran mesin. Pada mobil transmisi manual, teknik ini umumnya dilakukan dengan menurunkan gigi tinggi langsung ke rendah.
Bagaimana dengan mobil matic yang tak mengenal istilah pergantian transmisi?
Cara yang benar menggunakan engine brake adalah menaikkan posisi transmisi dari D (drive) ke gigi 2. Dengan cara ini, kecepatan mobil akan langsung berkurang tanpa harus mengerem.
Sayangnya, banyak pemilik kendaraan yang belum tahu, atau sudah tahu tapi tak mau melakukannya, karena takut mesin mobil menjadi rusak.
Padahal, engine brake takkan merusak mobil kalau dilakukan dengan benar.
Hal penting yang harus diingat adalah lakukanlah penurunan gigi secara bertahap, jangan langsung loncat ke level transmisi paling rendah. JIka pada mobil bertransmisi matik, umumnya level D, turun ke level 2 baru ke Low (L).
Dream - Mobil matik memang mempermudah penggunanya dalam berkendara. Salah satu perbedaan mencolok dari mobil ini adalah tak ada pedal kopling yang bisa membuat kaki kiri pengemudi lebih relaks..
Pekerjaan memindahkan tuas transmisi mobil matic hanya dikerjakan oleh tangan. Dan pengemudi tak perlu berulang kali memindah gigi saat berada di jalanan tanpa tanjakan.
Dikutip dari Garda Oto, Kamis 26 Desember 2019, dua faktor ini membuat mobil matik lebih diminati, terutama oleh pemula dan wanita. Akan tetapi, kendaraan ini juga punya masalah yang sering dihadapi pengemudi, yakni tak mau jalan meskipun pedal gas telah diinjak.
Ada empat masalah yang membuat mobil matik tidak bisa menyala.

Pertama, mesin mengalami slip. Penyebab umum mobil matic tidak mau berjalan adalah mesin mobil yang slip. Mesin slip terjadi ketika mobil maju. Meskipun mobil telah pindah gigi, mobil matic justru hilang tenaga dan mesin malah meraung. Ujungnya, mobil matic tidak bisa berjalan.
Untuk memastikan mesin mobil slip, kamu dapat melakukan pengecekan dengan cara menjalankan mobil dengan posisi awal transmisi di D. Kemudian tambah akselerasi mobil Anda tanpa memindah tuas transmisi. Apabila mendengar suara mesin meraung, dapat dipastikan mesin mobil kamu mengalami slip.

Kedua, laju mobil tersendat. Mobil matik yang tersendat bisa mengakibatkan kendaraan tidak bisa berjalan. Tanda dari tersendatnya mobil matik, yakni saat mobil akan melakukan pindah gigi yang keluar justru hentakan.
Setelah itu muncul hentakan kembali dan mobil pun tidak berjalan. Normalnya, pindah gigi pada mobil matic tidak menimbulkan hentakan.
Apabila mengalami sendatan, segera cek kondisi mesin mobil atau bawa ke bengkel terdekat.
Ketiga, gigi tak bisa berpindah secara otomatis. Ketika tuas transmisi berada di posisi D, perpindahan gigi akan dilakukan secara otomatis.
Yang perlu dilakukan pengemudi hanyalah menginjak atau melepas gas. Namun, mobil matic tidak bisa berjalan jika ada masalah saat perpindahan gigi tersebut.
Masalah pada perpindahan gigi dapat diketahui ketika menginjak gas namun suara mesin sama seolah gigi tidak berpindah. Hal ini dapat menyebabkan gas tidak mau menyala sehingga mobil tidak berjalan

Pada mobil matik, tuas transmisi mempunyai peranan yang penting. Masalah pada tuas transmisi ini dapat menyebabkan mobil tidak mau berjalan.
Misalnya ketika tuas transmisi sulit digeser. Hal ini terkadang terjadi pada perpindahan tuas gigi. Meskipun knop pembuka kunci sudah dibuka, namun tuas pindah gigi tidak dapat digerakkan. Alhasil mobil tidak dapat berjalan
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya