Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Mencuci Motor. (Foto: Shutterstock)
Dream – Selain menjaga kebersihan, mencuci motor bisa membantumu menghindari korosi dan noda membandel. Caranya mudah dan bisa dilakukan oleh siapa saja.
Agar hasilnya lebih maksimal, ada beberapa cara yang disarankan ketika mencuci roda dua kesayangan.
Dikutip dari Federal Oil, Minggu 24 Maret 2019, pertama, bersihkan rantai motor terlebih dulu. Kalau dibersihkan belakangan, kotoran debu dan oli dari rantai akan mengotori kembali bodi atau bagian yang telah dibersihkan.
Ke dua, basahi bodi motor terlebih dahulu sebelum membasuhnya dengan air sabun. Hal ini bertujuan agar noda yang mengering dan keras bisa lebih mudah diangkat. Misalnya, kotoran bangkai serangga yang mengering susah dibersihkan.
Ke tiga, perhatikan komponen yang sensitif terhadap air. Jangan semprot air bertekanan di area mesin, terutama ketika mesin dalam keadaan panas. Komponen yang terbuat dari logam bisa merenggang dan cepat rusak.
Ke empat, perhatikan komponen yang sensitif dengan air, seperti area mesin, bawah tangki bahan bakar, dan area lubang filter udara. Jangan sampai menyemprotkan air di area sensitif. Bisa-bisa motor kamu mogok dan sudah kinclong setelah dicuci.
Dream – Sepeda motor pada dasarnya mempunyai dua jenis standar atau penyangga, yaitu standar samping dan tengah. Meski sama-sama bertugas menopang motor, namun punya keduanya sedikit berbeda.
Dikutip dari Federal Oil, Selasa 12 Maret 2019, dua penyangga ini punya fungsi yang saling melengkapi. Standar tengah dirancang untuk membuat motor lebih stabil ketika diparkir dan tak makan banyak ruang.
Standar tengah ini disarankan digunakan di permukaan lantai yang menanjak atau turun. Kamu bisa menggunakan standar tengah agar sepeda motor tak bergeser.
Kedua, standar tengah juga bisa membuatmu betah berlama-lama duduk di atas motor. Selain lebih kokoh, penggunaan standar tengah bisa memperpanjang usia ban dan shockbreaker.
Ketiga, memarkir sepeda motor dengan standar tengah juga bisa membuat oli mesin jadi rata. Kalau pakai standar samping, yang ada, oli akan terkumpul di sebelah kiri mesin. Kalau diparkir terlalu lama, mesin sebelah kanan kurang terlumasi dengan baik.
Kalau standar samping, beban motor akan ditahan oleh ban dan shockbreaker bagian kiri.
Dua penyangga motor ini bisa digunakan bersamaan. Kamu bisa menurunkan dua standar ketika sedang mencuci motor.
Pertama, kamu bisa menggunakan standar tengah terlebih dahulu. Lalu, miringkan motor ke kiri sampai standar sampai menyentuh permukaan.
Posisi ini sangat menguntungkan ketika kamu akan mencuci bagian bawah motor. Air cucian yang terjebak di dalam bodi juga akan mudah keluar.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya