Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bolehkah Kita Tidur Di Mobil Yang Sedang Berhenti? (Foto: Shutterstock)
Dream – Saat udara panas seperti saat ini, pengendara mobil biasanya akan menyalakan AC agar ruang dalam kendaraannya menjadi sejuk. Saat parkir, penyejuk udara ini biasanya akan tetap menyala dan membuat hasrat tidur menguat.
Dengan joknya yang empuk dan sistem hiburan di layar head unit, si pengendara biasanya akan mudah mengantuk.
Sebaiknya kamu tak segera tertidur manakala kondisi itu menyerang. Kamu tanpa sadar tengah berada dalam kondisi yang berbahaya.
Dikutip dari Wuling Motor, Senin 25 Maret 2019, di ruangan apa pun, ventilasi, termasuk mobil, merupakan hal penting yang harus selalu diperhatikan. Selama berkendara, usahakan mobil tidak terus-menerus berada dalam kondisi kaca tertutup.
Kondisi jendela yang terbuka bisa membantu sirkulasi udara yang lebih baik. Udara yang dihembuskan di dalam mobil akan digantikan dengan yang di luar mobil. Kamu akan menghirup udara yang lebih segar.
Selain ventilasi, ada lagi yang perlu kamu perhatikan, yaitu karbon monoksida. Karbon monoksida ini tidak berbau seperti gas yang dihembuskan dari knalpot. Kalau kebocoran gas karbon monoksida terjadi, kamu akan menghirupnya.
Senyawa ini sangat berbahaya dan bisa mengakibatkan kematian kalau terhirup terlalu banyak. Untuk itu, sebaiknya hindari tidur di dalam mobil, apalagi dengan kondisi AC menyala dan kaca jendela tertutup rapat.
Kebocoran gas ini bisa berasal dari mana saja. Yang paling mungkin adalah saluran gas pembuangan mesin.
Sistem pendingin udara mungkin saja mengalami kebocoran dan membahayakan penumpang mobil. Walaupun tanpa kebocoran, udara yang bersirkulasi di dalam mobil bisa membahayakan.
Langkah yang bisa diambil adalah memeriksakan secara rutin kondisi mobil secara menyeluruh. Dengan pemeriksaan rutin, setiap saluran udara, system pendingin ruangan, saluran pembuangan gas, dan sebagainya akan diperiksa oleh montir-montir yang sudah berpengalaman untuk menekan risiko kebocoran gas karbon monoksida.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya