Strategi Lina Sukijo Merintis Bisnis Fashion Muslim Premium

Reporter : Annisa Mutiara Asharini
Selasa, 24 September 2019 13:41
Strategi Lina Sukijo Merintis Bisnis Fashion Muslim Premium
Berjualan saja tidaklah cukup.

Dream - Bukan hanya memenuhi syariat Islam, busana muslim kini digunakan sebagai tren berbusana. Berbagai jenis hijab dan modest wear terbaru muncul sejak beberapa tahun terakhir.

Mayoritas penduduk beragama Islam dan tren modest wear yang kian pesat memberi peluang besar bagi para pelaku bisnis busana muslim Indonesia.

Namun penjualan saja tidaklah cukup. Beberapa brand fashion gencar ikut serta di perhelatan busana untuk mengenalkan koleksi mereka.

Salah satunya Lina Sukijo yang dikenal sebagai brand premium busana syar`i. Ia mengaku penjualannya naik pesat setelah mengikuti Dubai Modest Fashion Week dan rangkaian Modest Fashion Week.

 ModestFFFund

Foto: ModestFFFund

" Saat ini kita tidak bisa hanya berjualan saja, harus ada strategi. Mengikuti event yang tepat sangatlah bagus untuk mendongkrak penjualan kalau kita menyiapkan perangkat berjualan yang siap. Ketika saya show, stock produk kami sudah siap jual, kami melakukan live sehingga para reseller bisa melakukan live order produk terbaru kami," ujar Lina dalam keterangan rilis yang diterima Dream, Selasa 24 September 2019.

Desainer asal Batam ini mengaku bahwa kualitas produk dan hubungan terhadap konsumen sangatlah penting dalam meningkatkan bisnis.

 Foto: ModestFFFund

Foto: ModestFFFund

1 dari 5 halaman

Trik Lainnya

Selain itu, ia merasa pentingnya menunjukkan diri ke hadapan pelanggan.

" Pemilik brand harus menunjukkan siapa orang dibalik brand. Saya kadang tampil di sosial media brand saya memakai baju jualan saya. Konsumen perlu lihat kalau baju bagus yang terlihat di sosial media itu bisa dipakai orang biasa seperti saya, bukan hanya model," ujarnya.

 Foto: ModestFFFund

Foto: ModestFFFund

Selain Lina, sejumlah desainer saling berbagi tips menjalankan bisnis busasna muslim di gelaran Modest Fashion Founders Fund (ModestFFFund) Celebration Days yang diadakan oleh Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) dan #Markamarie di Gandaria City, 19-22 September 2019.

Mereka di antaranya Zerina Banu dan Khalida Shofia, pemilik Dressofia dan juga salah satu pemenang Top 20 ModestFFFund. Program ini merupakan akselerasi untuk pemilik bisnis busana muslim terbaik.

 ModestFFFund

Foto: ModestFFFund

2 dari 5 halaman

Tiga Dokter Gigi Cantik Ciptakan Baju Renang Hijab

Dream - Gaya hidup Muslimah melahirkan berbagai tren modest fashion, salah satunya burkini yang dipakai sebagai busana renang.

Tak sedikit rumah mode yang merilis burkini, mulai dari brand lokal hingga dunia. Desainernya pun berasal dari berbagai kalangan, termasuk dokter gigi.

SWIMSWEETS merupakan brand baju renang hijab atau burkini yang dibangun oleh tiga dokter gigi bernama Pramadita Allia, Rezky Amelia dan Gati Akbari sejak November 2017.

 SWIMSWEETS

Foto: SWIMSWEET/ModestFFFund

Perjalanan SWIMSWEETS berawal dari permasalahan tiga sahabat ini dalam mencari burkini yang sesuai keinginan. Mereka yang waktu itu baru saja berhijab dan memiliki anak, ingin mencari produk yang nyaman, fungsional dan stylish.

Pada saat itu belum ada juga baju renang dengan warna dan desain feminin serta tone warna netral atau pastel.

 SWIMSWEETS

Foto: SWIMSWEET/ModestFFFund

“ SWIMSWEETS memberikan jawaban dari kebutuhan baju renang muslim yang fashionable dan juga fungsional, di mana masih sangat minim dipasaran. Beberapa produk kami bisa digunakan dengan dua gaya- praktis dan stylish. Pasar sepertinya sangat menyukai brand kami,” ujar Pramadita Allia, salah satu pemilik SWIMSWEETS lewat keterangan rilis yang diterima Dream, Selasa 24 September 2019.

3 dari 5 halaman

Salah Satu Brand Terbaik

Seiring berjalannya waktu, mereka berbenah untuk menstabilkan jumlah dan durasi produksi. Ketiga dokter cantik itu juga menambah ilmu dari berbagai bidang, salah satunya dalam acara ModestFFFund yang diselenggarakan BEKRAF dan #MARKAMARIE di Gandaria City, 19-22 September 2019.

Pramadita, Rezky dan Gati lolos ke dalam Top 20 Modest Fashion Founders Fund dan mengalahkan 400 brand lain. Sebagai apresiasi, mereka mendapat pendanaan dari bank BRI Syariah serta bonus dari bank Mandiri.

" Kami percaya, modest fashion berkembang pesat seiring banyaknya kebutuhan wanita yang butuh pakaian renang untuk olahraga, untuk traveling ke pantai, sekedar berenang bersama anak, atau berenang cantik di hotel saat liburan" , imbuhnya.

 SWIMSWEETS

Foto: SWIMSWEET/ModestFFFund

4 dari 5 halaman

Tren Hijab Milenial: Makin Simpel dan Minimalis

Dream - Wanita berhijab hampir selalu ditemui di berbagai tempat. Banyak wanita mulai sadar dengan kewajiban menutup aurat.

Bahkan berhijab juga tak sekadar dilakukan untuk memenuhi syariat Islam. Melainkan sebagai mode dan fashion statement.

Berbagai model terus bermunculan seiring perkembangan zaman. Mulai dari model jilbab, khimar, pashmina hingga scarf kekinian.

Seperti apa ya, kira-kira tren hijab berikutnya?

Gaya Hijab

Menurut desainer muslim Jenahara, tren hijab diprediksi akan semakin minimalis dan simpel.

" Sekarang orang udah cari yang gak ribet. Caranya praktis aja. Berbeda ketika dulu hijab baru muncul, banyak orang pakai pashmina sampai dililit di kepala," kata Jenahara dalam wawancara bersama Dream, Kamis 12 September 2019.

Seperti diketahui, pergeseran tren dari pashmina ke basic scarf mulai terasa belakangan ini. Banyak milenial mengandalkan kerudung segi empat dengan warna polos.

Apabila memiliki motif, corak yang dipilih cenderung simpel dan elegan. Seperti floral dengan nuansa earthy tone.

 Suqma

Khimar atau kerudung syar'i juga semakin banyak diminati wanita. Terutama dengan tren hijrah yang kian marak di kalangan artis.

5 dari 5 halaman

Modest Wear

Dari segi busana, gaya minimalis juga dapat diterapkan di berbagai suasana. Kamu dapat memakainya untuk bekerja, kuliah, ataupun menghadiri acara formal.

Menurut desainer berdarah Batak itu, ada kunci utama jika bermain dengan busana minimalis.

 Jenahara

" Main di warna, konsep, desain dan potongan agar busana hijab bisa mengakomodasi kegiatan sehari-hari tanpa mengurangi nilai estetika," ujar Jehan, sapaannya.

Pilih warna netral yang memberi kesan adem seperti nuansa pastel, earth tone atau monokrom. Tone warna berbeda akan memberi mood yang berbeda pula ketika dipakai.

Gunakan fashion item yang mudah dipadupadankan. " Misalnya kemeja, dilayer lagi sama outer jadi bisa buat meeting dan acara lebih formal," kata Cretive Director Suqma.

 Suqma

Untuk dress, Sahabat Dream bisa menciptakan look feminin dengan bermain di aksesori seperti kalung dan belt. Jika ingin tampil kasual, kamu bisa berikan sentuhan santai lewat sepatu sneakers.

Beri Komentar
Mengharukan, Reaksi Gempi Dengar Gading dan Gisel Tidur Bareng Lagi