Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?
Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian
Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi
AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia
Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI
Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli
Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest
3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Traveling dan liburan jadi hal yang sangat populer di era digital ini. Apalagi dengan berbagai foto liburan seru di media sosial, menjadikan aktivitas satu ini bahkan menjadi sebuah kebutuhan.
Anak-anak, terutama yang berusia remaja seringkali meminta liburan khusus bersama orangtua. Meski demikian, tidak semua orangtua dapat memiliki waktu atau dana untuk berlibur bersama. Efeknya anak-anak melayangkan 'protes'.
Menghadapi hal ini, psikolog Anak Anna Surti Ariani, menyarankan agar orangtua memberi pengertian. Tapi hal yang ia tekankan jangan pernah mengatakan kalau liburan itu tak diperlukan. Justru dari liburan bersama, hubungan keluarga bisa semakin dekat.
" Jangan bilang enggak perlu liburan. Lebih baik beri pengertian dan ungkapkan kondisi yang ada. Misalkan kasih pengertian uangnya dipakai buat kakak sekolah," ujar Anna kepada Dream.
Orangtua juga tak boleh diam saja membiarkan anak 'mati gaya' di rumah saat liburan. Bisa membuat aktivitas kreatif minim biaya agar anak-anak merasa liburannya jadi tak membosankan
" Bisa juga menari tarian daerah tertentu agar anak juga dapat wawasan baru," kata Anna
Meski begitu, Anna tetap menyarankan orangtua menyisihkan anggaran untuk berlibur bersama. Hal ini karena pengalaman kebersamaan keluarga akan lebih menempel di ingatan anak daripada hadiah-hadiah mahal. Jadi, mungkin bisa mempertimbangkan membuat anggaran khusus untuk liburan.
Advertisement

Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini

Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian

3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram

Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest

Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?

Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian

Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi