Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Buku Resep/ Foto: Shutterstock
Dream – Selama beberapa dekade, buku resep karya Julia Child, jadi 'pegangan' para koki. Ahli masak dari Amerika Serikat ini mengenalkan teknik memasak Prancis pada publik AS dan dunia.
Child dan rekan penulisnya Simone Beck dan Louisette Bertholle menerbitkan “ Mastering the Art of French Cooking” pada 1961. Lewat buku tersebut, masakan Prancis yang terkenal mewah dan berkelas bisa nikmati oleh siapa saja dengan memasaknya di rumah.
Child juga akhirnya memiliki acara masak bertajuk The French Chef yang makin mempopulerkan namanya. Tak heran kalau buku resep karya Child termasuk incaran para kolektor.
Menurut Woman’s World, sebuah salinan buku resep Child yang langka bisa berharga hingga US $5000 atau sekitar Rp71 juta. Jika menjualnya dalam satu set bersama dengan sekuel tahun 1970-annya, harganya bisa mencapau US $9.500 atau sekitar Rp135 juta.
Harga jualnya bisa terus bertambah jika buku dalam kondisi baik seperti tidak ada noda saus dan masih rapi. Edisi pertama buku resep Julia Child tanpa tanda tangan masih laku dijualseharga US $250 atau sekitar sekitar 3,5 juta rupiah.
Selain buku resep Child, ada juga buku masakan yang harganya selangit. Yaitu " A Guide to Modern Cookery" edisi 1907 karya Auguste Escoffier, harganya US$2.500 atau sekitar Rp35 juta.

Lalu buku resep " La Diners de Gala" yang ditandatangani sang pembuat Salvador Dali, harganya bisa mencapai US $4.400 ayau Rp62 juta rupiah. Ada juga buku resep dari 1931 berjudul " The Joy of Cooking" karya Irma Rombauer harganya mencapau US $15.000 atau Rp213 juta.
Laporan: Elyzabeth Yulivia/ Sumber: Apartment Theraphy
Dream - Predikat Michelin Star pada sebuah restoran jadi hal yang sangat bergengsi. Untuk mendapatkannya, sebuah restoran tak bisa memesan atau sengaja mengkondisikannya.
Penghargaan ini merupakan pengakuan dari para pakar kuliner yang tergabung dalam dewan Michelin Guide. Dengan predikat tersebut, sebuah restoran dijamin bakal terkenal, antreannya mengular, bahkan hingga hitungan bulan.

Di Indonesia sendiri ada 6 restoran yang masuk dalam Michelin Star Guide. Satu-satunya yang menyajikan hidangan klasik Indonesia adalah restoran Merah Putih di Seminyak.
Sementara, lima restoran lainnya menyajikan masakan Eropa dan sebagian besar berlokasi di Bali. Bagaimana restoran tersebut mendapatkannya?
Dewan Michelin Guide memiliki semacam penilai yang mereka sebut inspektur. Seperti dikutip dari Howstuffwork, para inspektur ini akan datang ke restoran-restoran yang masuk dalam 'radar' dewan secara diam-diam.

Mereka datang layaknya konsumen biasa, membayar dan merasa fasilitas yang ada lalu memberi penilaian. Tak hanya datang sekali, bahkan bisa beberapa kali. Para inspektur ini bekerja khusus untuk Michelin Guide dan pengetahuan kulinernya sudah teruji.
Dalam menilai sebuah restoran, inspektur ini bakal melihat lima aspek. Yaitu kualitas masakan, penguasaan rasa dan teknik memasak, kekhasan koki dalam masakannya, harga dan konsistensi rasa.

Jadi, apa yang dibutuhkan restoran dan koki untuk mendapatkan bintang Michelin yang bergengsi?
" Memasak dengan melibatkan rasa dan sentuhan manusia. Tidak ada proses yang cepat. Koki harus berlatih tahap demi tahap untuk mengasah kemampuan mereka mengolah masakan," kata Lam Ming Kin, koki / pemilik Longtail, restoran berbintang Michelin di Taipei, Taiwan.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam