Pertamina Hulu Energi Akuisisi PI 3 WK di Kaltim, Salah Satunya di Lokasi Temuan Cadangan Gas Raksasa Tahun 2023
Spa and Wellness Jadi Bagian dari Gaya Hidup Urban, Ini Manfaatnya bagi Tubuh dan Pikiran
Survei: Dulu Coblos Prabowo, 55 Persen Pemilihnya Kini Bilang Ogah
5 Minuman yang Sebaiknya Dihindari Setiap Hari Jika Ingin Mengurangi Gula
Pertamina dan MedcoEnergi Ambil 10% Hak Partisipasi Sumur Gas di Kaltim Milik Eni S.p.A
Mengapa AC Mobil Listrik Tetap Bisa Aman Menyala Meski Mesin Mati?
Mengapa Ada Orang yang Lebih Sering Mengalami Efek Samping Vaksin? Studi Ungkap Penyebabnya
Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan
Muslimah Uighur (Foto: Uyghuramerican.org)
Dream - Menjalankan ibadah puasa di negara yang mayoritas penduduknya muslim pasti terasa sangat menyenangkan. Datangnya Ramadan dengan serta merta akan disambut meriah tanpa banyak masalah.
Namun, pernahkah membayangkan nasib mereka yang menjalankan ibadah puasa di negara-negara non muslim? Beberapa negara bahkan secara terang-terangan melarang warganya untuk berpuasa. Padahal mereka tidak menentang perkembangan Islam di negaranya.
Seperti misalnya sekolah-sekolah dasar di Inggris yang melarang siswanya untuk berpuasa. Kepala sekolah beralasan kualitas belajar akan terganggu jika anak-anak merasa kelaparan.
Selain Inggris masih banyak lagi negara yang memberlakukan aturan ketat soal ibadah kaum muslim. Negara mana saja? Berikut ulasannya.
1. Tiongkok
Umat muslim di Uighur yang tinggal di Xingjiang Tiongkok selalu mendapat larangan puasa dari pemerintah setempat. Para Pegawai Negeri Sipil (PNS) akan diberikan surat edaran yang isinya melarang mereka berpuasa di bulan Ramadan. Bahkan para pelajar muslim ada yang dipaksa makan loh saat siang hari.
2. Islandia
Bersyukurlah menjadi orang Indonesia, karena hanya menjalankan puasa selama kurang lebih 12 jam sehari. Bayangkan jika Anda menjadi penduduk Islandia yang hanya merasakan malam selama empat jam saja.
Ya, muslim di Islandia harus menjalankan puasa selama 20-22 jam per hari. Jadi tidak heran ya kalau populasi umat muslim di sini sangat sedikit, menurut data di tahun 2013, umat Islam di Islandia sekitar 770 orang. Angka itu berarti hanya 0,24 persen dari jumlah populasi keseluruhan.
Lihat negara lainnya di sini.
Advertisement

Aroma Parfum yang Lagi Tren Ini Ternyata Bisa Bantu Tidur Lebih Nyenyak, Studi Ungkap Rahasianya

8 Makanan yang Bisa Redakan Ngidam Makanan Manis Lebih Baik daripada Permen, Menurut Ahli Gizi

Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan

Mengapa Ada Orang yang Lebih Sering Mengalami Efek Samping Vaksin? Studi Ungkap Penyebabnya


Spa and Wellness Jadi Bagian dari Gaya Hidup Urban, Ini Manfaatnya bagi Tubuh dan Pikiran

Survei: Dulu Coblos Prabowo, 55 Persen Pemilihnya Kini Bilang Ogah