Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Minuman Laksamana Mengamuk (Foto: Putu Elmira/ Liputan6.com)
Dream - Tiap daerah di Indonesia memiliki daya tarik tersendiri dalam hal makanan dan minuman daerah. Seperti daerah Riau, tepatnya di Pulau Penyengat, yang punya minuman khas bernama Laksamana Mengamuk.
Minuman ini selalu membuat wisatawan yang berkunjung ke Pulau Penyengat bertanya-tanya soal asal namanya. Ternyata, sejak dahulu terdapat sebuah cerita yang berkembang di masyarakat setempat soal minuman Laksamana Mengamuk.
Nurfatilla, selaku pemandu wisata kelompok sadar wisata (Pokdarwis) Pulau Penyengat menyampaikan kisah di balik minuman berbahan dasar kuweni, salah satu jenis mangga.
" Ada seorang laksamana yang punya kebun kuweni. Ceritanya penjaga kebun laksamana ini membawa lari istri si laksamana," kata Nurfatilla saat ditemui di Pulau Penyengat, seperti dikutip dari Liputan6.com.
Insiden istri yang dibawa lari sontak membuat sang laksamana berang. " Laksamananya marah, ditebangnya semua pohon kuweni," tambah Tilla, begitu ia akrab disapa.
Setelah semua pohon kuweni ditebang akibat kemarahan sang laksamana, masyarakat setempat kebingungan akan dibuat apa banyaknya kuweni tersebut.
" Dibuatlah minuman yang dicaampurkan gula pasir dan santan jadilah orang-orang sebutnya Laksamana Mengamuk karena cerita tadi," lanjut Tilla.
Ingin mencicipinya tapi tak bisa ke Riau? Bisa langsung membuatnya sendiri di rumah karena mudah.

" Bahan-bahannya gula pasir, santan, dan kuweni," ungkap Tilla.
Caranya santan terlebih dahulu dimasak hingga mendidih. Baru setelah itu masukka ngula pasir.
" Saat sudah agak dingin baru masukkan kuweni," tambahnya.
Hal yang sulit adalah mencari mangga kuweni, karena biasanya harus menunggu musimnya. Bisa diganti mangga jenis lain tapi rasanya akan berbeda.
Laporan Putu Elmira/ Sumber: Liputan6.com
Dream - Air tajin oleh orang dulu kerap dijadikan minuman pengganti susu. Mereka yang tak mampu membeli susu, mengolah air beras yang berwarna putih untuk dijadikan sebagai minuman bagi anak-anak.
Menurut kepercayaan, kandungan gizinya cukup tinggi. Air tajin ini didapatkan dari didihan air sesaat sebelum nasi matang.

Siapa sangka kalau olahan air beras ini kini justru jadi sajian minuman kafe.
Salah satu Kafe di kawasan Kota Tua Jakarta, menjadikan air tajin sebagai minuman favorit yang kekinian. Kafe tersebut bernama Kafe Historia Jakarta yang berlokasi tepat di sebelah Museum Sejarah Jakarta.
Kafe yang berdiri sejak 2014 itu menawarkan air tajin dalam menu andalan mereka. Minuman ini diolah dari beras yang telah diendapkan semalam lalu dimasak dan diambil sari-sarinya.

" Biasanya satu liter beras untuk lima porsi. Rasanya agak manis karena ada tambahan kayu manis dan juga sirup gula yang membuatnya berbeda," ujar Abdul Rohim, Manajer Kafe Historia, pada Liputan6.com.
Minuman air tajin menjadi menu andalan dan ciri khas tersendiri dari kafe bergaya klasik kontemporer ini. Selain untuk mempopulerkan kepada masyarakat luas, minuman yang satu ini sudah ada sejak kafe ini berdiri.
" Ingin melestarikan minuman jadul dan mengenalkannya kepada generasi muda, khususnya karena minuman ini sudah jarang dibuat oleh masyarakat," ujar Abdul.
Sahabat Dream bisa mencoba minuman air tajin dengan harga terjangkau, hanya Rp29 ribu per gelas.

Selain air tajin, ada pula menu andalan lainnya seperti sayur babanci, yakni makanan khas Betawi yang biasanya ditemui saat acara perayaan seperti acara keagamaan, lebaran, dan juga lamaran.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam