Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dessert (Foto: Shutterstock)
Dream - Jakarta merupakan surga bagi para pencinta dessert. Berbagai macam pilihan dari gelato, creme brulee, macaroons, souffle, dan makanan penutup lainnya sangat mudah didapatkan.
Mulai dari yang harganya terjangkau, hingga sangat mahal dan terbatas. Dessert bukan hanya sekedar makanan manis untuk penutup, tetapi dari tiap nama dan teknik pembuatannya pun memiliki arti serta filosofinya sendiri. Beragamnya sajian dessert di Jakarta, jadi ide dasar dari Jakarta Dessert Week (JDW).
Enam orang yang merupakan pecinta kuliner, Talita Setyadi, Tria Nuragustina, Gupta Sitorus, Primo Rizky, Kevindra Soemantri, Arimbi Nimpuno membuat acara Jakarta Dessert Week dengan konsep seru.

“ Di Jakarta banyak event makanan seperti food festival dan resto festival tetapi tidak ada event yang khusus pada dessert. Jakarta Dessert Week bukan seperti food festival, tetapi pada waktu dua minggu itu, resto partner yang sudah terpilih akan menyajikan menu special dengan satu tema yaitu retro,” ujar Tria Nuragustina salah satu founder Jakarta Dessert Week pada acara Konfrensi Pers Jakarta Dessert Week di Nusa Gastronomy, Kamis 26 September 2019.
Acara Jakarta Dessert Week juga ingin memberikan panggung pada chef pastry di Indonesia untuk saling berdialog dan menunjukan kepada masyrakat luas bahwa membuat dessert merupakan karya seni.
" Dengan adanya acara ini, kami berharap masyarakat Indonesia membeli dessert bukan hanya tentang rasa dan harga, tetapi tentang experience di baliknya," kata Tria.

Jakarta Dessert Week akan berlangsung pada 7-20 Oktober 2019 di 19 resto partner yang telah bergabung dalam acara JDW. Selain sensasi merasakan menu unik di resto partner Jakarta Dessert Week, para konsumen dapat memenangkan grand prize menggiurkan dengan mengumpulkan 5 stamps yang akan diberikan apabila membeli menu specialty Jakarta Dessert Week.
Laporan: Razdkanya Ramadhanty
Dream - Selain pusat fashion dunia, Prancis juga terkenal dengan makanan penutupnya atau dessert yang sangat menggoda.
Di negeri yang terkenal dengan Menara Eiffel ini, dessert bukan sekadar makanan biasa. Sang Chef membuat hidangan penutup ini layaknya sebuah karya seni tinggi.
Masyarakat Perancis siasanya enyajikan dessert ini di sore hari dalam wadah-wadah cantik untuk menemani sajian minum teh.
Ada lima dessert asli Prancis yang terkenal dengan kelezatan dan tampilannya yang apik menggoda.
Madeleine
Merupakan kue yang menyerupai roti, berbentuk kerang berukuran mungil. Rasanya sangat klasik, manisnya pas dan tidak berlebihan.

Kue ini juga menyebar ke berbagai negara dan diolah dengan banyak penyesuaian. Aslinya tentu saja dari Prancis.
Kue ini merupakan kue 'kecelakaan'. Berasal dari kue tart dengan topping gula dan buah yang kemudian dipanggang terlalu lama.

Bagian atasnya menjadi karamel, beraroma sedikit gosong tapi sangat nikmat. Penasaran?
Lapisannya seperti penuh misteri. Saat digigit mille-feuille benar-benar memanjakan lidah.

Seperti crepes, tapi dalam versi yang lebih lembut. Isinya adalah krim bertekstur ringan.
Sajian manis yang selalu bikin gemas ingin segera 'memecahkannya'. Terbuat dari krim, kuning telur, vanilla, dan juga gula.

Nah, gula bagian atasnya dibakar hingga membentuk karamel dengan tekstur yang garing. Untuk memakan krim di dalamnya harus 'dipecahkan'.

Warna kue macaron sangat cantik. Terbuat dari bahan tepung almond, putih telur dan gula. Teknik memasaknya sangat rumit. Teksturnya tipis dengan bagian tengah yang garing.
Sumber: Culture Trip
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya