Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
5 Makanan Olahan yang Bisa Dikonsumsi Setiap Minggu untuk Membantu Menjaga Kolesterol
Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?
Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya
Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi
Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis
Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah
Jus Buah Bit
Dream - Selama masa kehamilan, memilih makanan memang bukan perkara mudah. Nutrisi dan kebersihan makanan harus jadi pertimbangan utama karena demi menjaga kesehatan ibu dan membuat pertumbuhan janin lebih optimal.
Pada trimester ketiga kehamilan, ibu pun harus bersiap menjalani proses persalinan yang sangat menyita kekuatan fisik. Untuk itu saat usia kandungan 7 bulan cobalah perbanyak konsumsi makanan makanan berprotein tinggi.
Jillian Tuchman, seorang pakar gizi, memberikan daftar makanan kaya gizi yang sangat baik dikonsumi ibu hamil jelang di trimester ketika kehamilan.
Telur
Telur merupakan sumber terbaik untuk vitamin D dan B12. Kedua vitamin ini mampu mengembangkan sistem saraf bayi dan menjaga bayi agar terlahir dalam berat badan yang sehat. Kuning telur juga berperan penting dalam membentuk otak yang sehat karena mengandung kolin.
Biji labu
Biji-bijian yang satu ini merupakan sumber terbaik untuk zat besi, yang mampu mengurangi risiko komplikasi di saat masa kehamilan.
Biji chia
Biji chia cocok untuk sangat pas di campurkan ke dalam pudding atau overnight oat. Biji ini merupakan sumber protein, lemak sehat, dan serat untuk diet.
Sayuran hijau
Sayuran berdaun hijau kaya akan nutrisi seperti fiber, folate, iron, magnesium, kalsium, vitamin C dan K. Magnesium mampu mengatur kadar gula dan tekanan darah, kalsium dapat
membentuk tulang bayi, folat dan vitamin C berperan penting dalam perkembangan otak. Konsumsi sayuran hijau seperti kale dan bayam.
Kacang kering
Kacang-kacangan kering sejenis almond dan walnut kaya akan serat, lemak sehat, protein, dan magnesium yang berperan penting dalam pembentukan sistem saraf bayi.
Daging tanpa lemak
Kalau Anda bukan seorang vegetarian, daging ayam tanpa kulit bisa menjadi pilihan yang sehat. Tidak hanya protein, daging ayam juga kaya akan zat besi untuk pertumbuhan berat badan
janin. Tidak masalah apabila Anda ingin makan daging merah, namun pastikan dimasak hingga benar-benar matang. Kalau bisa, pilih daging yang organik.
Salmon
Salmon yang dimasak bisa menjadi sumber utama omega-3 untuk perkembangan otak dan kesehatan mata anak.
Buah bit
Sebelum persalina, kondisi darah ibu akan diperiksa. Jika levelnya HB-nya rendah maka dianjurkan untuk mengonsumsi kaya zat warna seperti buah bit. Buah satu ini bisa meningkatkan level HB dalam darah. Lebih efektif daripada mengonsumsi daging merah.
Avokad
Buah kaya lemak ini mengandung banyak sekali nutrisi penting yang dibutuhkan ibu dan bayi untuk menjaga level energi. Seperti potassium, vitamin E, K, B, dan folat.
Sumber: PureWow
Laporan Annisa Mutiara
Advertisement

Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis

Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi

Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya

Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?



5 Makanan Olahan yang Bisa Dikonsumsi Setiap Minggu untuk Membantu Menjaga Kolesterol