Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Tak Sedikit Orang Yang Mengirimkan Sepeda Motor Ke Kampung Halaman. (Foto: Shutterstock)
Dream – Mengirim kendaraan roda dua ke kampung halaman untuk nantinya digunakan bersilaturahmi dengan sanak saudara banyak dilakukan menjelang Lebaran. Sepeda motor tetap jadi tunggangan yang efisien dan efektif.
Salah satu cara mengirim sepeda motor ke kampung halaman tanpa dikendarai adalah lewat jasa ekspedisi. Untuk berapa harganya pun tergantung wilayah dan jenis sepeda motor yang dikirim.
Menurut pegawai operasional jasa ekspedisi PT Benny Putra, Gito, pengiriman sepeda motor hanya dilakukan di wilayah Pulau Jawa dan Bali karena dikirim menggunakan kereta api.
" Kalau untuk ongkos kirim motor, tipe, kapasitas mesin dan jarak itu berpengaruh pada harga yang ditawarkan," kata Gito dikutip dari Liputan6.com, Selasa 7 Mei 2019.
Gito mengaku, range harga untuk motor bebek dengan kapasitas mesin 50-140 cc memiliki tarif mulai dari Rp350-Rp450 ribu. Sedangkan untuk motor dengan mesin 150 cc kenaikan tarif berkisar Rp50 ribu.
" Jadi memang kalau 150 cc itu biasanya akan naik sekitar Rp50 ribu dari tarif mesin 50-140cc. Nanti untuk 250 cc naik lagi sekitar Rp100 ribu. Tapi tetap tergantung bodi dan tipe motornya juga," ujarnya.
Tahun ini Gito mengaku ada kenaikan tarif sebesar Rp50 ribu dibanding tahun lalu karena disesuaikan dengan ongkos yang ditetapkan pihak kereta api.
" Ada naik dari tahun lalu Rp50 ribu, tapi itu karena tarif kereta apinya yang naik. Jadi memang harus kita sesuaikan," kata dia.
Agar lebih jelas, Gito mencontohkan wilayah dengan jarak terdekat seperti Cirebon, Tegal, Pekalongan maka harganya dibanderol Rp350 ribu untuk jenis sepeda motor 50-140 cc, Rp400 ribu-450 ribu untuk sepeda motor 150 cc, Rp500 ribu untuk sepeda motor 250 cc, dan Rp1 jutaan untuk sepeda motor 300 cc ke atas.
Untuk beberapa wilayah di Jawa Tengah harganya Rp400-450 ribu untuk sepeda motor bermesin 50-140 cc, Rp500 ribu-550 ribu untuk sepeda motor bermesin 150 cc, Rp600 ribu-650 ribu untuk sepeda motor bermesin 250 cc dan Rp1,2 juta-1,5 juta untuk sepeda motor bermesin di atas 300 cc.
Gito tak menampik harga tersebut bisa saja mengalami kenaikan kalau terjadi lonjakan permintaan.
(Sumber: Liputan6.com/Dian Tami Kosasih)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya