Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Spion Motor. (Foto: Shutterstock)
Dream – Untuk penggila otomotif, segala sesuatunya pasti ingin dibuat custom. Mulai dari bentuk sampai beragam part motor lainnya.
Hanya, tak jarang modifikasi motor custom kelewat batas yang diperbolehkan. Malah, kadang membahayakan keselamatan si pengendara. Sebagai contoh yang sederhana, spion.
Walaupun hanya sebagian kecil dan tak berpengaruh terhadap daya pacu motor, spion juga kadang dimodifikasi sedemikian rupa. Kita sering melihat spion ditaruh di windshield, bar end, samping bodi motor dan tempat-tempat lain yang tidak sewajarnya.
Agar tahu modifikasi tidak melanggar aturan, ada beberapa hal yang harus diketahui tentang pemakaian spion motor yang benar.
Berikut ini adalah rinciannya.
Wajib Ada Dua
Sepeda motor harus memiliki dua spion. Tujuannya agar pengendara bisa mendapatkan pandangan luas di sisi kiri dan kanan.
Terbuat dari Kaca Standar Spion
Pernah beli spion KW? Nah, spion dengan harga miring ini memang terbuat dari kaca. Hanya saja kaca yang digunakan di spion ini bukan kaca khusus untuk spion.
Biasanya kaca spion akan terlihat sedikit cembung karena penggunanya membutuhkan sudut pandang yang luas. Suasananya akan sangat berbeda jika kamu menggunakan spion ori dan spion KW. Bagi pengendara motor, menggunakan spion ori akan sangat membantu pengelihatan karena sudut pandang pengendara bisa menjangkau kondisi di sekitar lebih luas.
Mempunyai Sudut Pandang ke Samping maupun Belakang
Spion model apapun sebenarnya boleh digundigunalan. Ada syarat yang wajib untuk spion tersebut. Yaitu, spion tersebut punya sudut pandang yang cukup luas untuk melihat bagian samping dan belakang dari motormu.
Nah, spion dengan sudut pandang seperti itu biasanya hanya dimiliki oleh spion bawaan motor. Bahkan spion bawaan motor kadang juga bentuknya terlalu kecil, dan tidak bisa mencakup sudut pandang yang luas.
Tidak Boleh Terlalu Lebar
Selain itu, spion motor harusnya tidak boleh terlalu lebar. Dengan alasan ini, memasang spion di bar end dan ujungnya dari setang kemudi bisa jadi tidak dianjurkan untuk dilakukan karena akan menambah lebar dari motormu.
Bebas di Taruh Mana, Asal Sesuai 4 Ketentuan di Atas
Penempatan posisi spion sebenarnya tidak mempunyai batasan. Taruh windshield boleh, taruh samping body-pun boleh, asal memenuhi kriteria di atas.
Kalau keempat syarat di atas sudah terpenuhi, jadilah spion kamu memenuhi standar yang dipersyaratkan oleh kepolisian, motormu sudah selangkah lebih safety dari sebelumnya.
(Sumber: Wahana Honda)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya