Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Lampu Indikator Check Engine Di Mobil Tiba-tiba Menyala? (Foto: Shutterstock)
Dream – Kamu sedang menyetir sendirian di jalan. Tiba-tiba, lampu indikator mesinmu menyala. Apa yang akan lakukan, menepi atau terus jalan?
Kebanyakan pengendara akan terus tancap gas jika merasa tak ada yang berubah dengan kendaraan. Namun apa tindakan itu benar?
Dikutip dari Readers Diggest, Sabtu 4 Mei 2019, lebih baik kamu tidak mengabaikan lampu mesin yang mendadak menyala. Bisa jadi ada masalah yang serius yang terjadi di mobilmu. Bisa jadi tutup tangki bensinmu copot atau terjadi masalah di bagian mesin.
“Lampu check engine tidak bisa diabaikan,” kata pakar perbaikan mobil dan direktur program pendidikan di Bolt On Technology, John Burkhauser.
Menurut Burkhauser lampu engine check yang menyala merupakan indikasi ada sesuatu yang gagal. Kalau tak segera diperbaiki, “kegagalan” ini akan berujung kepada kerusakan yang lebih parah. Bisa-bisa pemilik merogoh kocek yang lebih banyak untuk memperbaikinya.
Lauren Fix dari The Car Coach mengatakan mengabaikan lampu engine check sama saja membiarkan mobil terus rusak.
“Kode-kode ini menjengkelkan, tapi mereka bisa cukup serius untuk meninggalkanmu di sisi jalan,” kata dia.
Burkhauser mengatakan pemilik mobil mungkin tidak bisa melihat langsung masalah di kendaraan. Sistem internal mobil punya kemampuan untuk mengesampingkan penyebabnya.
“Seiring berjalannya waktu dan jarak, masalah ini bisa menjadi masalah yang lebih besar dan mempengaruhi sensor dan sistem lainnya,” kata dia.
Fix menambahkan lampu check engine tiba-tiba menyala bisa disebabkan oleh tutup tangki yang hilang, sensor oksigen buruk, masalah emisi, atau masalah mesin. Dia menyarankan pemilik mobil memiliki alat pindai saku atau on board diagnostic II. Alat ini bekerja pada mobil buatan 1996 atau versi yang terbaru. Kamu bisa membelinya di toko onderdil mobil.
“Kamu bisa mencolokkan alat pindai ke port OBD II, konektor 16 pin di bawah dashboard. Kalau kamu mendapatkan kode, tuliskan. Kemudian periksa manual mobil untuk mengecek apa yang harus diperbaiki,” kata dia.
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari