8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli
5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa
8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi
5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO
BNI Masuk Top 4 BUMN dengan Layanan Terbaik
Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari
8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan
Anak Balita
Dream - Memberikan obat yang banyak dijual di pasaran jadi cara paling mudah untuk meredakan keluhan pada anak. Tapi hati-hati jika memberikan obat bebas, terutama anak usia di bawah lima tahun (balita).
Niat awal ingin meredakan keluhan, tapi reaksi yang mungkin muncul malah bisa jadi sebaliknya. Anak-anak memang lebih reaktif terhadap obat, dibanding orang dewasa. Jika ingin memberikan obat, pastikan obat tersebut dibeberikan sesuai dosis, keluhan dan sudah berkonsultasi dengan dokter.
Hindari juga memberikan obat-obat berikut, karena bisa membahayakan anak. Obat ini memang aman untuk orang dewasa, tapi bagi anak bisa berdampak negatif.
1. Aspirin
Aspirin jadi obat pereda nyeri yang umum dikonsumsi untuk meredakan keluhan nyeri ringan, seperti sakit kepala. Tapi memberikan aspirin pada anak bisa menimbulkan reaksi alergi yang fatal. Aspirin bisa juga ditulis dengan nama salicylate atau acetylsalicylic acid.
2. Obat flu (pereda batuk dan pilek dalam satu kemasan)
American Academy of Pediatrics (AAP) mengungkap gabungan obat pereda flu untuk nyeri, batuk dan pilek dalam satu kemasan tak boleh diberikan pada anak usia di bawah 3 tahun. Obat yang diberikan harus terpisah karena dosis yang diberikan akan sangat berbeda.
3. Obat antimual
Jika anak mual hindari juga memberikan obat antimual, kecuali dokter merekomendasikannya. Muntah sebenarnya cara alami tubuh untuk mengeluarkan racun dan biasanya hanya terjadi 3 sampai 5 hari. Sebenarnya yang harus diantisipasi saat anak muntah adalah risiko dehidrasi. Saat muntah, kembalikan cairan tubuh dengan banyak minum.
Sumber: Baby Center
Advertisement
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI

Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD

Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi

Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian

Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?

8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi