Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Demi Menjual Model 3 Seharga Rp500 Juta, Tesla Menutup Sebagian Besar Tokonya. (Foto: Shutterstock)
Dream – Produsen motor listrik, Tesla, belum lama ini membuat keputusan yang mengejutkan. Tesla memutuskan untuk menutup toko-toko mobil hanya untuk menjual mobil secara online.
Dikutip dari Auto Evolution, Sabtu 2 Maret 2019, perusahaan yang digawangi oleh Elon Musk ini melepas semua tokonya. Dia hanya menjual mobilnya secara online. Hanya segelintir toko yang akan bertahan. Toko-toko ini akan digunakan sebagai galeri, pameran, dan pusat informasi Tesla.
Pelanggan yang membeli mobil Tesla secara online bisa mengembalikan kendaraan ini kalau merasa tidak puas. Mereka hanya diberikan waktu selama tujuh hari atau di bawah 1.000 km.
“ Secara harfiah, kamu bisa membeli Tesla, berkendara beberapa ratus mil untuk perjalanan akhir pekan bersama teman-teman dan kemudian mengembalikannya secara gratis. Dengan skor kepuasan konsumen tertinggi dari mobil mana pun, kami yakin kamu akan ingin mempertahankan Tesla,” tulis perusahaan.
Penutupan toko ini bertujuan agar Musk bisa menjual mobil listrik Model 3 dengan harga terjangkau, yaitu US$35 ribu—US$37 ribu (Rp494,08 juta—Rp522,31 juta). Mobil ini melaju hingga 60 mil per jam dalam waktu 5,6 detik. Mobil ini bisa ngebut dengan kecepatan tertinggi 210 km per jam.
Jika baterai diisi penuh, Model 3 bisa menempuh jarak 354 km.
Dikutip dari The Verge, Musk mengaku percaya diri dan menyebut konsumen bisa membeli Tesla secara online. Perpindahannya ke toko online akan membantu Tesla untuk memotong biaya operasional.
Selain itu, penutupan toko juga bertujuan untuk mencegah toko dikendalikan sendiri, seperti di New Mexico.
Musk tidak menyebut seberapa banyak jumlah karyawan yang akan kehilangan pekerjaan. Dia hanya menyebut perusahaanya sedang melakukan restrukturisasi besar-besaran. Dia mengatakan keputusan itu merupakan hal yang sulit.
“ Ini adalah keputusan yang sulit, tapi saya berpikir ini tepat untuk masa depan,” kata Musk.
Advertisement

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia



Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya