Daniel Mananta (Foto: Instagram Daniel)
Dream - Membawakan acara berjam-jam di atas panggung, tentu membutuhkan stamina yang kuat. Hal itu disadari betul Daniel Mananta. Tak heran ia selalu menjaga vitalitas dengan optimal. Salah satunya dengan cara lari.
Bukan hanya sekadar lari santai, ia juga berencana mengikuti lomba marathon. Tak tanggung-tanggung, Daniel bakal lari marathon di Tokyo dan Berlin.
" Tahun depan gue akan ikut Tokyo dan Berlin Marathon. Dan gue akan lari 42 kilometer. Kemarin gue habis lihat orang disabilitas lari 42 kilometer. Kalau mereka bisa, kenapa gue nggak," ujarnya di M Bloc Space, Jakarta Selatan, 4 Desember 2019.
Hingga kini, ia menjalani training dengan berlari dan menjalani diet vegan. Diet tersebut dilakukannya setelah menonton film dokumenter yang menampilkan perbandingan antara atlet vegan dengan atlet pada umumnya.

Berdasarkan film tersebut, mengonsumsi daging dapat menyertakan kandungan minyak dalam darah dan membuat kinerja jantung lebih berat.
" Ternyata, performa atlet vegan yang hanya makan plant-based lebih bagus daripada yang masih makan daging. Jadi, gue nyobain untuk marathon bulan Maret. Nggak makan daging, ayam dan ikan. Semua tumbuh-tumbuhan," kata presenter yang pernah bersekolah di Australia ini.
Daniel tak memungkiri cukup sulit menemukan makanan khusus vegan di Indonesia, namun ia menikmati dalam menjalani diet tersebut. Pola makan vegan juga membuat kulitnya lebih sehat.

" Gue merasa kulit lebih halus dan cerah. Badan juga terasa lebih ringan dan nggak gampang capek," ungkapnya.
Dengan rutin latihan berlari dan menjalani diet, ia berharap bisa mencapai target. Targetnya adalah lari marathon di bawah 4 jam.
" Kan kemarin 4 jam 40 menit. Sekarang, targetnya di bawah 4 jam. Makanya, intensitas latihannya ditingkatkan," pungkas Daniel.
Dream - Di balik kesuksesannya. Daniel Mananta rupanya punya kisah kelam di masa lalu. Dia hampir bunuh diri akibat mengalami depresi berat.
Penyebabnya, diagnosis dokter yang menyebut ada tumor jinak di pita suaranya. Diagnosis tersebut membuat kejiwaan Daniel sempat terguncang.
" Awalnya suara gue hilang. Ternyata ada tumor jinak di pita suara," kata Daniel saat Press Conference Film ‘Susi Susanti-Love All’ di Jakarta, Selasa 22 Oktober 2019.
Presenter Indonesia Idol ini sempat menjalani operasi pita suara. Usai operasi, Daniel kehilangan suaranya selama satu bulan.

Foto : @vjdaniel
Ayah dua anak ini mengalami patah arang. Suara yang jadi modalnya sebagai presenter sudah tidak ada.
Untuk mengatasi depresi beratnya, suami Viola Maria ini menemui psikolog dan menjalani terapi kejiwaan.
" Yang gue alami saat itu bukan kesembuhan fisik dulu tapi kesembuhan mental dari circle gue, habis itu baru gue ngalamin kesembuhan fisik," kata Daniel.
Pelan-pelan, Daniel menyadari siapa dirinya. Kepercayaan dirinya pun perlahan kembali.
" Jadi gue akhirnya tahu identitas gue sebenarnya siapa dan baru itu gue dapat kesembuhan fisik, sehingga sekarang misalkan kejadian itu lagi, gue udah tidak sedepresi itu," imbuhnya.
Laporan : Diah Tama Yanti
Dream - Daniel Mananta ternyata hobi makan makanan ekstrem, terutama makanan yang berasal dari binatang. Daniel mengatakan makanan paling ekstrem yang ia makan adalah kecoa.
" Gue pernah makan kecoak direbus dan itu di China makannya. Direbus untuk obat gitu bentuknya masih begitu dan gue gigit saja tidak kuat," kata Daniel saat di Gandaria City, Jakarta Selatan, Jumat 12 Maret 2019.

Foto : @vjdaniel
Daniel mengatakan kecoak merupakan makan yang paling tidak enak, yang pernah disantap. Dia bahkan sampai muntah saat mencoba makanan tersebut.
" Bau kecoak saja. Jijik banget muntah gue," kata dia.
Namun ada makanan dari serangga yang ia suka. Ternyata Daniel suka makan belalang yang pernah ia cicipi saat berkunjung ke Gunung Kidul, Yogyakarta.
" Pas di Parangtritis gue makan belalang, itu menarik banget gue tuh awal takut dan ternyata waw enak banget," tuturnya.