Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
(Foto: Annisa Mutiara Asharini/Dream.co.id)
Dream - Enam desainer Indonesia Fashion Forward akan kembali unjuk karya di panggung mode dunia. Setelah London Fashion Week, kali ini pada perancang masa depan ini akan menghadiri pekan mode bergengsi di Asia.
Jenahara dan PVRA akan melenggang di Seoul Fashion KODE pada 14-16 Maret mendatang, disusul oleh Danjyo Hiyoji dan Eridani di Amazon Fashion Week Tokyo pada 18-20 Maret 2019.
" Tahun ini merupakan suatu kebanggaan karena Indonesia adalah satu-satunya desainer internasional yang akan hadir di Seoul dan Tokyo. Perhelatannya akan disiarkan melalui live di akun Instagram Jakarta Fashion Week (JFW)," tutur Lenny Tedja, Direktur JFW di Jakarta, Selasa kemarin.
Kara Nugroho dan Putri Katianda dari PVRA kembali membawa headpiece tradisional sunting lewat koleksi Trembling Flowers. Kali ini mereka membawa 15 looks yang melambangkan wanita Indonesia.
© Dream
" Kalau saya kali ini akan lebih menarik dari biasanya karena memakai aksen patch dari artwork dan tulisan diary yang dirancang menjadi 15 busana muslim," ujar Jenahara.
Dana Maulana dan Liza Masitha dari Danjyo Hiyoji tak mau ketinggalan. Mereka akan menampilkan 20 koleksi yang mengangkat semarak Tokyo Olympic 2020. Sementara Erindani akan membawa 20 busana bersiluet kimono Jepang.
" Koleksinya terinspirasi dari dongeng Putri Kaguya. Kalau cerita aslinya dia ditemukan di hutan bambu, sekarang dia ditemukan di hutan belantara kota," kata Erindani.(Sah)
Advertisement
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia