Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Foto: Indonesia Fashion Chamber
Dream - Indonesia Fashion Chamber (IFC) dan Dyandra Promosindo bakal kembali menyelenggarakan Muslim Fashion Festival (MUFFEST) 2021. Acara ini akan berlangsung mulai dari 18 – 21 Februari 2021 mendatang di Jakarta Convention Center (JCC).
Mengusung tema 'Recovering Industry with Slow Fashion', MUFFEST 2021 digelar untuk memulihkan industri mode dan perekonomian nasional di tengah pandemi Covid-19.
" UKM perlu memahami perubahan perilaku konsumen dan beradaptasi dengan situasi New Normal. Di sinilah bentuk kebaikan MUFFEST yang terus merangkul para pelaku dunia fashion membantu aktivitas penjualan," ujar Teten Masduki, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah di konferensi pers MUFFEST 2021, baru-baru ini.
Konsep sustainable kembali digaungkan demi menjaga keberlangsungan bumi pertiwi. Hal ini diterapkan dalam pemakaian bahan dasar serta teknik pembuatan busana muslim yang ramah lingkungan.
" Ada banyak perusahaan yang tutup sejak masa pandemik. Banyak orang kehilangan pekerjaan, serta jatuhnya harga dari banyak produk fashion. Kami juga benar-benar melihat konsep sustainable sangat penting," tutur Ali Charisma, National Chairman Indonesia Fashion Chamber (IFC).
Gelaran ini dibuat dalam rangka mempertemukan pemain lama di dunia fashion dengan para pemain baru untuk saling berbagai pengalaman.
Konsep 'See Now Buy Now' juga memungkinkan para desainer dapat langsung menjual koleksi yang dipamerkan kepada pembeli.

Cara ini diharapkan dapat mempercepat alur produksi serta pengeluaran sehingga pelaku mode tak perlu lagi berkiblat pada konsep Spring dan Summer.
MUFFEST 2021 akan hadir dengan program baru dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan dan eksistensi di era digital.

Program-program inovasi seperti Exhibitor Coaching, New Concept of MYDC, Live Booth on MUFFEST dan Virtual Exhibition akan digelar selama 4 bulan. Selain itu, ada juga ESSENCE by MUFFEST pada Oktober 2020 mendatang.
" ESSENCE ini akan menjadi wadah untuk pebisnis dan penikmat mode agar dapat bertemu secara offline," kata Hafizh Poernomo selaku Project Officer MUFFEST.
Kegiatan interaktif yang akan diselenggarakan antara lain Talkshow, Fashion Presentation, Styling Competition: Mens Wear Concept, Make Up and Do Competition, serta kompetisi Next Face MUFFEST untuk menjaring talenta berbakat di industri fashion muslim Tanah Air.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya