Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Seorang wanita terkejut digetok S$ 20 (setara Rp 190 ribu) ketika membeli sepiring nasi dengan ayam goreng dan sayuran di food court Marina Bay Sands (MBS).
Menurut wanita bernama Lu, harga itu sangat tidak wajar karena isinya cuma nasi, dua potong ayam goreng dan sayuran. Lagi pula, dia membelinya di food court, bukan di restorannya.
Insiden terjadi pada 5 Maret lalu ketika Lu mengajak jalan-jalan keluarga dan pembantunya ke pertunjukkan sinar laser di MBS.
" Pada Sabtu kemarin, saya membawa keluarga dan pembantu bersama-sama ke MBS untuk mengunjungi pertunjukkan sinar laser dan kami pergi ke food court untuk makan," ujar dia.
" Pembantu saya pergi mencari tempat makan dan dia memilih warung ini 'The Malay Cuisine'. Dia memesan sepiring nasi dengan sepotong ayam dan sayuran. Tapi harganya $$ 20!!"
Namun Lu merasa harga tersebut sangat konyol. Ketika bertanya pada pelayan warung itu untuk memastikan apakah mereka sudah menghitung dengan benar, Lu mendapat jawaban bahwa harga satu potong ayam potong adalah S$ 7 (Rp 66 ribu).
" Tapi dia memberi pembantu saya dua setengah potong ayam goreng. Jadi, karena itulah harganya bisa menjadi S$ 20 untuk sepiring nasi dengan ayam dan sayuran."
Meskipun begitu, Lu tetap saja merasa kecewa dengan harga yang kelewat mahal dan pelayanan yang tidak menyenangkan.
" Pertama, pembantu saya tidak meminta dua potong ayam. Kedua, harga-harga tidak dicantumkan dengan jelas pada menu. Harga tetap saja sangat konyol meskipun kami berada di MBS, yang harganya pasti lebih mahal daripada di food court normal."
Lu menambahkan bahwa dia merasa 'kecewa' dengan kejadian itu.
(Ism, Sumber: singaporeseen)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya