Pertamina Hulu Energi Akuisisi PI 3 WK di Kaltim, Salah Satunya di Lokasi Temuan Cadangan Gas Raksasa Tahun 2023
Survei: Dulu Coblos Prabowo, 55 Persen Pemilihnya Kini Bilang Ogah
5 Minuman yang Sebaiknya Dihindari Setiap Hari Jika Ingin Mengurangi Gula
Pertamina dan MedcoEnergi Ambil 10% Hak Partisipasi Sumur Gas di Kaltim Milik Eni S.p.A
Mengapa AC Mobil Listrik Tetap Bisa Aman Menyala Meski Mesin Mati?
Mengapa Ada Orang yang Lebih Sering Mengalami Efek Samping Vaksin? Studi Ungkap Penyebabnya
Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan
8 Makanan yang Bisa Redakan Ngidam Makanan Manis Lebih Baik daripada Permen, Menurut Ahli Gizi
Operasi Caesar (Foto: Shutterstock)
Dream - Persalinan jadi hal yang ditunggu-tunggu dan dipersiapkan sebaik mungkin oleh para ibu hamil. Mungkin ibu menyiapkan fisik dan mental untuk menjalani persalinan normal, namun keadaan tak memungkinkan.
Mempertimbangkan kondisi kesehatan ibu dan bayi, dokter kadang harus menyarankan untuk operasi caesar. Dokter Ardiansjah Dara Sjahruddin, seorang dokter Spesialis Obstetri &
Ginekologi, mengungkap ada dua indikasi utama operasi sesar, yakni mutlak dan relatif.
" Indikasi mutlak biasa terjadi pada bayi dengan posisi melintang atau adanya kondisi plasenta previa, dimana sebagian atau seluruh plasenta menutupi mulut rahim. Sementara indikasi
relatif terjadi apabila bayi tidak mampu berputar balik menjelang persalinan," kata dr. Ardiansjah, saat ditemui di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat.
Jangan langsung panik jika dokter menyarankan operasi caesar. Dengarkan dulu penjelasannya secara detail. Bicarakan dengan pasangan dan ambil keputusan dengan pemikiran yang tenang dan penuh pertimbangan.
Ingat, saran dokter pasti bukan hanya untuk keselamatan janin saja tapi juga kondisi kesehatan ibu. Dokter Ardiansjah juga menyarankan para ibu hamil untuk perbanyak aktivitas fisik berupa olahraga teratur seperti berenang untuk mengurangi keluhan pegal pada ibu hamil.
" Berenang dapat menjadi pilihan yang paling tepat untuk ibu hamil. Berkurangnya tarikan gravitasi akan membuat ibu hamil terhindar dari risiko cidera. Selain itu, berenang mampu mengurangi rasa pegal-pegal," ujarnya.
Idealnya, bayi akan lahir pada minggu ke-40. Dengan rajin beraktivitas fisik, proses kontraksi akan lebih mudah terangsang sehingga bayi dapat lahir di usia yang tepat.
Laporan Annisa Mutiara
Advertisement

3 Kebiasaan Olahraga yang Sebaiknya Mulai Dilakukan Saat Usia Paruh Baya agar Tetap Bugar

Dengarkan Musik yang Tenang Saat Makan, Studi Ungkap Pengaruhnya pada Pilihan Makanan

9 Cara Aneh yang Pernah Dilakukan Manusia untuk Menghindari Wabah Pes

Bukan Sekadar Hantu, Teror Rambut Sewu Berawal dari Dendam Keluarga


Survei: Dulu Coblos Prabowo, 55 Persen Pemilihnya Kini Bilang Ogah

5 Minuman yang Sebaiknya Dihindari Setiap Hari Jika Ingin Mengurangi Gula