Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Potret Anak Sehat Sido Muncul
Dream - Sido Muncul dengan produk unggulannya 'Anak Sehat' berkolaborasi dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Anak untuk dukung kampanye anti kekerasan terhadap perempuan dan anak. Hal ini diupayakan untuk mendorong perlindungan anak dan perempuan dari kekerasan dan diskriminasi, termasuk dari perilaku bullying atau perundungan, sesuai amanat Konstitusi UUD 1945.
Masih dalam rangka Hari Anak Sedunia, pada hari Jumat, 25 November 2022 Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Anak dan 'Anak Sehat' dari Sido Muncul menyelenggarakan Kick Off kampanye ini. Berjalan selama 16 hari ke depan, Program yang dilakukan PPPA adalah Anti Bullying, dan Hotline Service untuk kekerasan terhadap Perempuan dan Anak di slum area (terutama daerah Jakarta Utara).
Acara itu dibuka oleh Menteri Perempuan dan Perlindungan Anak I Gusti Ayu Bintang Puspa Yoga. Hadir pula Walikota Jakarta Utara, Kadis PPAPP, PJ TPPKK, dan Vice Marketing Director PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk Maria Reviani Hidayat.

Menurut Menteri PPPA, I Gusti Ayu Bintang Puspa Yoga, masalah kekerasan pada perempuan dan anak adalah tanggung jawab bersama. Diperlukan sinergi kementerian PPPA dengan pemerintah daerah dan para pengusaha berpengaruh untuk mengatasinya.
" Ketika kita bicara masalah pemenuhan hak anak, ini adalah menjadi tanggung jawab kita bersama. Sinergi dan kolaborasi itu yang kami bangun dari kementerian pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak baik dengan pemerintah di daerah, demikian pula para dunia usaha ini kita ajak bergotong royong soal pemenuhan hak (perlindungan)," ujar Bintang.

Sido Muncul memberikan bantuan berupa uang tunai dan produk-produk kesehatan Sido Muncul senilai Rp 100 Juta kepada 200 anak SDN Kalibaru 09 Jakarta Utara. Banyak dari anak-anak ini, selain bersekolah, mereka juga ikut membantu orang tuanya bekerja sebagai pemecah kerang hijau di sekitar area Kalibaru Cilincing.
Vice Marketing Director PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk, Maria Reviani Hidayat mengungkapkan rasa bangga Sido Muncul dipercaya untuk mendukung kampanye ini.
" Kami sangat bangga diajak bersama-sama untuk berkolaborasi dan kami mendukung program anti kekerasan" ujar Maria.
Diketahui sebelum adanya kampanye ini, Sido Muncul sudah lebih dulu berkeliling di 200 sekolah untuk memberikan edukasi tentang kesehatan, lho Sahabat Dream.
“ Anak Sehat Sido Muncul selain berpartisipasi pada peringatan Hari Anak, sejak Oktober tahun ini kami telah bekerjasama dengan Diknas Provinsi dengan melakukan kunjungan ke dua ratus Sekolah Dasar yang ada dilima kota madya di Jakarta, Bogor, Depok, Bandung, dan Yogyakarta, untuk memberikan edukasi kepada anak-anak tentang bagaimana menjaga kesehatan tubuh dengan menggunakan Herbal Indonesia seperti Anak Sehat, agar bisa menjaga tubuh anak tetap sehat dan aktif supaya bisa bermain dan belajar dengan optimal." ungkap Maria.

Maria berharap dengan adanya kolaborasi antara Sido Muncul dan Kementerian Perempuan dan Perlindungan Anak Indonesia yang bekerja sama dengan Pemerintah Propinsi DKI Jakarta dalam kampanye anti kekerasan terhadap perempuan dan anak, nantinya anak-anak dapat menjaga dirinya dari kekerasan dan tidak takut untuk melaporkan jika mengalami atau melihat kekerasan disekelilingnya.
" Harapan kami tentu saja visi anak sehat untuk mendukung anak-anak tumbuh berkembang secara optimal supaya mereka menjadi anak-anak yang sehat dan terlindungi dari segala bentuk diskriminasi dan kekerasan" tutup Maria
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya