Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Mobil Pikap Esemka, Bima, Disebut-sebut Mirip Dengan Kendaraan China. (Foto: Setkab.go.id)
Dream – Usai Presiden Joko Widodo meresmikan pabrik Esemka di Boyolali, Jawa Tengah, beredar kabar pikap Bima mirip dengan mobil niaga Star Truck dari Tiongkok. Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto, menanggapi kesamaan sebuah produk mobil bukan hal yang ane.
Airlangga mengatakan kemiripan komponen penyusun mobil ini terjadi karena perusahaan bekerja sama dengan pihak lain untuk membuat platform mobil.
" Kalau mobil multiplatform kan biasa. Kan kita tidak pernah bilang Vietnam jiplak BMW kan tidak, karena mereka ada perjanjian. Kita juga tidak bisa bilang Toyota jiplak Daihatsu, orang pabrik Toyota, Avanza produksinya di Daihatsu," kata dia di Jakarta, dikutip dari Merdeka.com, Selasa 10 September 2019.
Sejumlah negara juga bisa bekerja sama dalam produksi mobil. Akan tetapi, ini bukan berarti sejumlah komponen penyusun mobil didatangkan dari negara lain.
Tak sedikit negara yang mengandalkan komponen dalam negeri sebagai penyusun sebagian besar mobil. Misalnya, platform Fiat dari Italia sama dengan Seat di Spanyol, tapi dua mobil ini memiliki desain yang sedikit berbeda.
" Ini bukan soal jiplak-jiplakan tapi multi source, multi platform dan mereka punya kerja sama," kata dia.
Airlangga menilai wajar jika satu pabrikan mobil memiliki kemiripan satu sama lain. Pada dasarnya, yang membedakan kualitas mobil adalah kemampuan, daya saing, serta kualitas di mana hal tersebut berbeda-beda dari setiap negara.
" Pasti antara pabrikan itu punya kerjasama seperti dulu Proton pernah kerja sama dengan Suzuki Indonesia sehingga impor CKD (complete knocked down) dari Indonesia. Di Indonesia namanya Suzuki Ertiga di sana namanya Proton. Ya kan Indonesia ekspor CKD ke sana," kata dia.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah meresmikan pabrik otomotif karya anak bangsa PT Solo Manufaktur Kreasi (Esemka) di Desa Demangan Kecamatan Sambi Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Jumat 6 September 2019.
Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon mengomentari peluncuran mobil Esemka yang dilakukan Jokowi hari ini. Menurutnya yang diresmikan bukan mobil nasional.
" Esemka yang diresmikan sekarang ini bukan mobil nasional, mungkin mereknya saja kali sama. Kita lihat konten mobil esemka dalam negeri atau mobil yang dibangun di Indonesia. Saya dengar banyak partikel komponennya itu bukan lokal," kata dia.
Dream - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan pabrik mobil PT Solo Manufaktur Kreasi (Esemka) di Boyolali, Jawa Tengah, Jumat 6 September 2019.
Dalam peresmian itu, Jokowi dan Menteri Perindustrian, Airlangga Hartanto, menjajal mobil tipe bak terbuka dari Esemka, Bima. Mobil bermesin 1.243 cc dan berwarna putih itu belakangan ramai dibicarakan warganet.
Mobil truk terbuka itu disebut mirip mobil truk terbuka besutan Changan Star Truck, China.
Di Twitter, taggar #ChanganJiplakEsemka muncul dan menjadi topik terkini. Warganet membagikan perbandingan tampak depan Bima dengan Changan Star Truck.

Esemka Bima dan Changan Star Truck
Sebelumnya, Jokowi menyebut Esemka bukanlah mobil nasional. Mobil bak terbuka ini merupakan mobil karya anak Indonesia.
" Esemka ini hanya perusahaan nasional, jadi bukan mobil nasional. Kita bersyukur bisa merintis mobil karya anak Indonesia. Semoga bisa memberikan manfaat bagi masyarakat Boyolali khususnya dan Indonesia pada umumnya," ujar Jokowi.
Presiden Direktur PT Solo Manufaktur Kreasi (SMK), Eddy Wirajaya, mengatakan, enggan membandingkan Esemka dengan mobil nasional karya Malaysia dan Vietnam.
" Kami (Esemka) bukan mobil nasional, hanya mobil yang diproduksi di Indonesia. Jadi, jangan salah persepsi, karena pengertian mobil nasional itu luas," kata Eddy.
Dream - Presiden Joko Widodo berkunjung ke pabrik milik PT Solo Manufaktur Kreasi yang berlokasi di Desa Demangan, Kecamatan Sambi, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Di tempat tersebut, Jokowi meresmikan peluncuran mobil niaga jenis pick up, Esemka Bima 1.200 cc dan Esemka Bima 1.300 cc serta beroperasinya pabrik Esemka.
" Mobil Esemka ini adalah brand Bangsa Indonesia, karya anak bangsa sendiri. Saya sudah lihat sendiri tadi," ujar Jokowi, dikutip dari Merdeka.com.
Jokowi juga menyempatkan meninjau aktivitas di fasilitas produksi PT Esemka. Dia didampingi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, pencetus mobil Esemka Sukiyat, Presiden Direktur Esemka Eddy Wirajaya, dan beberapa menteri serta pejabat lainnya.
Menurut Jokowi, komponen yang digunakan pada mobil Esemka sebagian besar merupakan produksi dalam negeri meski belum 100 persen. Dia berharap, mobil Esemka bisa menggunakan komponen sepenuhnya dari dalam negeri.
Presiden Direktur Esemka, Eddy Wirajaya, menyampaikan terima kasih atas dukungan masyarakat selama ini kepada Esemka. Hingga akhirnya mobil Esemka bisa diproduksi.
" Esemka ini hanya perusahaan nasional, jadi bukan mobil nasional," ucap Eddy.

Dia bersyukur Esemka akhirnya bisa merintis produksi kendaraan karya anak bangsa. " Semoga bisa memberikan manfaat bagi masyarakat Boyolali khususnya dan Indonesia pada umumnya," kata dia.
(Sah, Sumber: Merdeka.com/Arie Sunaryo)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya