Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ferrari Merilis F8 Spider. (Foto: Ferrari)
Dream – Ferrari merilis mobil sport drop top generasi terbaru, F8 Spider. Mobil berlogo kuda jingkrak ini dibekali dengan mesin V8 dan retractable hard top (RHT) yang ringkas dan efisien.
Dikutip dari keterangan tertulis Ferrari yang diterima Dream, Selasa 10 September 2019, model mobil drop top yang bermesin V8 ini bermula dari tipe 308 GTS pada 1977. Model ini tak seekstrem 488 Pista Spider, tapi lebih sporty daripada 488 Spider.
Produsen mobil ini menyebut F8 Spider menjadi acuan mobil sport “en plein air” untuk kinerja dan kualitas handling.
Ferrari F8 Spider menggantikan 488 Spider dan meningkatkan semua aspek spesifik, mulai beratnya 20 kg lebih enteng dan memiliki tambahan 50 cv untuk mesin. Mobil ini juga dibekali dengan sistem side angle control 6.1.
Mobil berwarna kuning ini menggendong mesin twin turbo V8 3.902 cc dan bisa melepaskan torsi maksimal 770 Nm pada 3.250 rpm.
Mobil ini menggunakan mesin Maranello yang bisa berakselerasi tanpa batas, zero turbo lag, progresif, dan memiliki “soundtrack” unik dari sistem knalpot baru.

Versi Ferrari Dynamic Enchancer kini bisa diaktifkan di posisi RACE manettino. Saluran intake udara di mobil ini, dipindahkan dari sayap ke belakang. Intake udarta terletak di kedua sisi spoiler yang terhubung langsung dengan pleno. Ini memastikan aliran udara lebih besar mengalir ke mesin dan meningkatkan daya.
Adaptive Performance Launch bisa menganalisa cengkeraman ketika mobil berakselerasi dan kemudian menggunakan kontrol elektronik untuk mengoptimalkan torsi yang disampaikan agar sesuai dengan tingkat cengkeraman jalan, mengurangi selip roda dan memaksimalkan akselerasi.
Untuk transmisi, mobil ini menggunakan transmisi 7 percepatan dengan dual F1 gearbox.
Selama beberapa tahun terakhir, Ferrari telah menggunakan RHT untuk membuat bagian atas mobil. Kunci keseluruhan desain terletak pada pergeseran garis pemisah antara bodi mobil dan atap dari posisi konvensionalnya di garis sabuk (tingkat bahu pengguna) ke atas pilar-B.

Atap mobil itu sendiri lebih kompak dan memiliki dua dimensi, sehingga dapat terbagi menjadi dua bagian dan disimpan di atas mesin.
Mobil F8 Spider memerlukan waktu 14 detik untuk membuka dan menutup atap. Bagian atas bisa dibuka saat mobil melaju hingga kecepatan 45 km per jam.
Mobil ini memiliki lampu LED horizontal yang lebih ringkas. Kap mesin berbentuk seperti ikan manta dan ditunjang oleh rangka dari kaca belakang menuju ke bawah sayap spoiler, mengikuti arah aliran udara
Spoiler belakang didesain ulang secara keseluruhan, sehingga menjadi lebih besar dan membungkus area sekitar lampu.

Dua sayap yang muncul dari bagian tengah berpadu harmonis dengan kerangka bodi, memberikan sensasi visual yang berkesinambungan dari segala sudut. Elemen sayap ini terambang, membuka jalan bagi ventilasi udara di bawahnya yang membantu meredakan hawa panas dari mesin. Tiga planka di elemen tambahan pada kap mesin juga ikut berperan penting, selain fungsinya sebagai ikon gaya kaca belakang versi coupe. Planka tersebut dicat hitam untuk mengurangi beban dan memberikan kesan visual yang kuat bagi desainnya.
Garis lambang yang terdapat di kap bodi samping meliuk-liuk sampai ke belakang dan ke spoiler, membentuk ‘leher angsa’ ala F1 (pilar belakang yang menunjang sayap belakang), yang memperkuat kesan pada mobil yang sudah terlebih dulu berkarakter sporty.
Di kokpit, mesin mobil agak menjorok ke belakang. Dashboard mobil terbuat dari panel aluminium yang menunjang ke tengah dan memanjang. Serat karbon juga diletakkan sebagai pemisah bagian atas dan bawah untuk menampilkan kesan ringan.

Ferrari F8 juga dilengkapi dengan layar berukuran 7 inci dan instrument klasik. Mobil kuning ini memiliki dua kursi penumpang.
Tunnel F8 terpisah dari dashboard dan di bawahnya memperkuat kesan ringan yang muncul dari desain interior mobil.
Ferrari menawarkan perawatan tujuh tahun untuk F8 Spider. Perawatan ini terjadwal dan merupakan layanan ekslusif bagi pelanggan.
Menariknya, layanan ini juga berlaku bagi mobil bekas F8 Spider.

Perawatan rutin (dengan interval 20.000 km atau setahun sekali tanpa batasan jarak tempuh), suku cadang asli, dan pemeriksaan cermat oleh staf yang dilatih langsung di Pusat Pelatihan Ferrari di Maranello menggunakan alat diagnostik paling modern hanyalah beberapa keunggulan dari Genuine Maintenance Programme. Layanan ini tersedia di semua pasar di seluruh dunia dan dari semua diler di jaringan diler resmi.
Advertisement
Bagaimana Industri Pangan Mengurangi Limbah? Ini Strategi yang Dilakukan

Mengapa Sampah dari Industri Makanan Berbahaya bagi Lingkungan?

Ekonomi RI Ditekan Perang, Bencana, dan Korupsi, JK: 'Punya Uang Saja Tidak Cukup'

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran


Inggris dan Jepang Minta Warga Siapkan Stok Makanan untuk 3 Hari, Ada Apa?

Benarkah Oksigen di Bumi Bisa Habis? Ilmuwan Perkiraan Kapan Hal Itu Bisa Terjadi

Sering Disalahpahami, Ini Perbedaan Frugal Living dengan Hidup Pas-pasan

Beeru Stevia Diduga Berisi Pemanis Buatan, Apa Risikonya bagi Penderita Diabetes Jika Terkonsumsi?

Usia Berapa Otak Manusia Paling Tajam? Ternyata Bukan Saat Masih Muda

Sering Dikira Flu, Virus yang Disebarkan Nyamuk Ini Bisa Menyerang Otak dan Berakibat Fatal

Gelembung AI di China Disebut Pecah, Apa Artinya dan Bagaimana Dampaknya bagi Kita?