Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Libra (Foto: Techcrunch)
Dream - Bitcoin siap-siap kedatangan pesaing baru. Bukan perusahaan kecil, kali ini Bitcion harus siap bersaing dengan Facebook yang baru meluncurkan mata uang terbarunya, Libra.
Uang kripto ini diklaim mampu membeli dan mengirimkan uang kepada orang lain dengan biaya hampir nol.
Dilaporkan Techcrunch, dengan Libra, seorang pengguna, tanpa diketahui identitasnya, dapat membeli atau menguangkan secara online atau di toko-toko yang punya lokasi penukaran.
Rencananya, Facebook akan membangun aplikasi dompet Libra, atau Calibra. Aplikasi ini terintegrasi ke dalam WhatsApp, Messenger, dan aplikasi sendiri.
Hari ini Facebook merilis buku putih yang menjelaskan Libra dan testnet untuk mengetahui kekusutan sistem blockchain-nya, sebelum akhirnya peluncuran publik pada paruh pertama pada 2020.
Facebook tidak akan sepenuhnya mengendalikan Libra. Sejumlah perusahaan besar seperti Visa, Uber, dan Andreessen, turut menginvestikan dana sebesar US$10 juta untuk operasional di bawah Libra Association.
Facebook meluncurkan anak perusahaan yang juga disebut Calibra yang menangani transaksi kripto dan melindungi privasi pengguna. Perlindungan ini diklaim menghindarkan pengguna sebagai target iklan.
" Sukses akan berarti bahwa seseorang yang bekerja di luar negeri memiliki cara cepat dan sederhana untuk mengirim uang ke keluarga di rumah, dan seorang mahasiswa dapat membayar sewa semudah mereka membeli kopi," tulis Facebook dalam dokumentasi Libra.
Dilaporkan The Block`s Frank Chaparro, ada 28 anggota asosiasi mata uang digital ini. Mereka diantaranya,
- Pembacaran: Mastercard, PayPal, PayU, Stripe, Visa
- Teknologi dan marketplace: Booking Holdings, eBay, Facebook / Calibra, Farfetch, Lyft, Mercado Pago, Spotify AB, Uber Technologies, Inc.
- Telekomunikasi: Iliad, Grup Vodafone
- Blockchain: Anchorage, Bison Trails, Coinbase, Inc., Xapo Holdings Limited
- Modal Ventura: Andreessen Horowitz, Breakthrough Initiatives, Ribbit Capital, Thrive Capital, Union Square Ventures
- Organisasi nirlaba dan multilateral, dan lembaga akademis: Creative Destruction Lab, Kiva, Mercy Corps, Women’s World Banking
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya