Fakta Pemakaian Krim dari Dokter Kulit yang Diklaim Bikin Ketergantungan

Reporter : Cynthia Amanda Male
Senin, 29 Maret 2021 11:13
Fakta Pemakaian Krim dari Dokter Kulit yang Diklaim Bikin Ketergantungan
Benarkah kulit akan bermasalah setelah 'lepas' dari krim dokter?

Dream - Ketika masalah kulit membandel dan sulit dihilangkan, berkonsultasi pada dokter kulit akan menjadi solusi tercepat serta termudah. Kamu hanya perlu menjelaskan kondisi kulit dan dokter pun akan memberikan pengobatan yang tepat.

Namun, sebagian orang masih enggan berkonsultasi pada dokter kulit karena tidak ingin ketergantungan dengan produk yang diberikan. Padahal, tidak semua krim dokter akan menyebabkan ketergantungan.

Biasanya, dokter kulit hanya meracik produk sesuai dengan kebutuhan kulitmu. Produk tersebut akan mengandung bahan aktif tertentu seperti benzoil peroksida atau retinol agar perawatannya lebih efektif.

Saat berhenti memakai produk perawatan yang diberi dokter kulit, kondisi kulitmu akan kembali memburuk. Hal ini bukan karena ketergantungan, tapi disebabkan oleh perubahan proses perawatan kulit.

Jika kamu mengganti produk dokter dengan yang terjual di pasaran, kondisi kulitmu akan tetap sehat. Terlepas dari ketergantungan produk racikan dokter kulit, berikut efek samping yang dirasakan ketika memakai krim tertentu dilansir dari Sehatq.com.

1 dari 2 halaman

Purging

Purging merupakan kondisi kulit yang dialami di awal pemakaian produk tertentu untuk membersihkan sel kulit mati. Biasanya, hal ini ditandai dengan munculnya beruntusan di awal pemakaian produk.

Ini disebabkan oleh produksi minyak alami wajah yang menyumbat pori-pori sebelum mengalami lergantian sel kulit baru. Umumnya, hal ini terjadi ketika menggunakan krim dengan kandungan asam salisilat, retinoid, retinol, vitamin C, benzoil peroksida dan lain-lain.

Meski begitu, istilah purging tidak begitu populer di kalangan dokter kulit. Bahkan, sebagian di antaranya menganggap hal tersebut sebagai mitos karena seharusnya produk kecantikan tidak akan menyebabkan kerusakan pada kulit untuk memperoleh manfaatnya.

2 dari 2 halaman

Kulit Kering dan Mengelupas

Beberapa kandungan seperti retinol, retinoid, asam salisilat dan benzoil peroksida dapat membuat wajah kering serta mengelupas. Terutama, jika konsentrasinya cukup tinggi bagi kulitmu.

Bahkan, kulit bisa terasa perih, sensasi terbakar, hiperpigmentasi dan mengalami penipisan akibat pemakaian produk tersebut. Ketika mengalaminya, hentikan pemakaian produk dan berkonsultasilah kembali pada dokter kulit.

Untuk mencegah terjadinya hal yang sama, selalu lakukan patch test di punggung tangan atau di rahang bawah. Sehingga, kamu bisa mengetahui respon kulit terhadap produk yang akan digunakan.

Beri Komentar