Bakat (3): Fatin Shidqia, Hijaber yang Meroket di X Factor

Reporter : Sandy Mahaputra
Senin, 13 April 2015 20:46
Bakat (3): Fatin Shidqia, Hijaber yang Meroket di X Factor
Semula dia hanyalah siswi hijaber pemalu. Ajang pencarian bakat melontarkan suara emasnya ke puncak popularitas.

Dream - Gadis belia bertubuh mungil itu menghela hafas panjang, sebelum melangkah malu-malu naik ke atas panggung megah bersiram cahaya.

Kakinya mulai bergetar begitu sudah berdiri di muka panggung. Gugup disorot tatapan mata banyak orang. Deg-degan sampai keringat dingin.  

" Halo, namanya siapa?" sapa salah satu juri yang tepat duduk di depan panggung.

" Hai, saya Fatin Shidqia Lubis," jawab dia lugas sembari tersenyum. Raut tegang di wajahnya yang terbungkus hijab putih perlahan mulai mengendur.

Fatin yang masih mengenakan rok panjang abu-abu, seragam SMA, dibuat salah tingkah dengan pelbagai kalimat candaan juri.

" Masih sekolah, kok gak pulang dulu, malah langsung ikut audisi," cetus para juri yang terdiri dari artis papan atas, Ahmad Dhani, Rossa, Bebi Romeo dan Mulan Jameela
 
Sambil tersipu malu Fatin mengaku izin pulang lebih dulu dari sekolah demi ikut ajang pencarian bakat X Factor Indonesia edisi perdana, 2013 silam.

Tak mau basa-basi lagi, juri yang menatap Fatin seperti kurang yakin, apalagi penampilannya yang sederhana jauh dari tampang calon bintang, mulai mempersilakan ia bernyanyi.

Begitu Fatin menyanyikan lagu karya bintang Pop, Bruno Mars yang berjudul Grenade, semua juri yang menyaksikan tertegun. Suara merdu dan unik yang keluar dari mulut Fatin bikin penonton ikut tersihir. Mereka terpana mendengar setiap bait lagu yang dilantunkan Fatin sampai habis.

" Wow, keren!!," ucap keempat juri kompak memberikan komentar. Apalagi Fatin masih sangat muda. Usianya kala itu baru 16 tahun.

Keputusan juri telah bulat, mereka sepakat meloloskan Fatin. Bahkan Rossa dan Ahmad Dhani sempat berebut mendapatkan gadis berhijab itu agar bisa menjadi mentor selama audisi.

Fatin pun terkaget-kaget. Seperti mimpi. Ia lolos dan disanjung setinggi langit oleh juri. Sang bunda yang ikut mengantarkan audisi tiba-tiba langsung naik ke atas panggung. Memeluk Fatin haru, penuh bangga. Tepuk tangan panjang membahana. 

Belum selesai. Fatin rupanya....

1 dari 2 halaman

Modal Utang Rp 20 Ribu

Fatin memang mempesona. Ia tak hanya meledakkan panggung audisi X Factor, tapi juga ke sekujur dunia maya. Ia mendadak sohor. Jadi trending topic di sosial media. 

Videonya di YouTube saat menyanyikan Grenade ramai dicari orang. Tak heran dalam waktu singkat penontonnya mencapai jutaan. Hingga kemarin video audisi pertama Fatin sudah ditonton 6 juta orang lebih. Hebatnya lagi, video audisinya itu juga diunggah di situs pribadi Bruno Mars.
    
Dengan kepolosannya, Fatin mengaku senang bukan kepalang. Tapi ia sadar perjalanannya untuk menjadi bintang bisa sirna jika terlena. Gadis kelahiran Jakarta, 30 Juli 1996, ini terus latihan ektra keras dan pantang nyerah.

Hasilnya? Fatin berhasil menyingkirkan satu per satu kontestan lain di ajang X Factor Indonesia. Dan keluar sebagai jawara!

Namun itu semua butuh perjuangan luar biasa. Fatin bahkan nekat meminjam uang Rp 20 ribu dari sahabatnya di sekolah SMA 97 Jakarta, untuk keperluan ongkos dan jajan saat mendaftar audisi X Factor di Kemayoran. 

Siapa sangka dari modal pinjaman Rp20 ribu itu, gadis yang pernah kecanduan game online layaknya remaja laki-laki, kini menjelma menjadi artis top dengan bayaran lumayan mahal.

" Memang nggak pernah nyangka jadi juara. Karena dulu, aku justru malu kalau disuruh menyanyi, ngerasa  suara aku aneh. Apalagi pas daftar audisi sampai pinjam uang ke teman," kata Fatin mengenang kisahnya.

Suara yang dibilang Fatin aneh ternyata kini menjadi modal baik baginya sebagai seorang penyanyi berciri khas. Sejak saat itulah Fatin yakin, dia memang terlahir sebagai seorang penyanyi. Fatin juga semakin bangga dengan suaranya yang cenderung serak tersebut.

" Awalnya cita-citaku adalah seorang komikus karena memang aku suka ngegambar. Tapi yah ngambarnya gitu-gitu saja. Sampai akhirnya aku masuk X Factor dan dibilang suaranya ada ciri khas, aku sadar bahwa aku emang terlahir jadi penyanyi," jelas Fatin.

Usai gelaran X-Factor kelar, Fatin makin melejit. Dia mendapat kontrak senilai Rp 1 miliar dengan Sony Music Entertainment Indonesia. Tawaran pun datang silih berganti menghampirinya. Ia nyaris tak pernah absen di layar kaca. 

Tidak dipungkiri bahwa ajang pencarian bakat itu telah mengubah hidup anak dari pasangan Bahari Lubis dan Nurseha ini.

Fatin meluncurkan buku biografi yang berjudul Fantastic Fatin yang ditulis oleh Sundari Mardjuki. Fatin juga tampil sebagai special appearance dan pengisi soundtrack dalam film 99 Cahaya di Langit Eropa.

Selain itu, albumnya yang bertajuk 'For You' yang dirilis pada 11 November 2013 lalu telah mendapatkan tujuh kali platinum. Fatin juga mendapatkan penghargaan dari beberapa ajang bergensi musik.

2 dari 2 halaman

Siasat Fatin

Banyak orang bilang kalau artis jebolan ajang pencarian bakat biasanya akan  bertahan lama. Sebab, mereka yang lulus saringan ajang itu, umumnya memang berbakat. Selain itu, seleksi ini amat kejam, dilakukan minggu demi minggu.

Tapi Fatin tak terlena dengan keberhasilannya. Di tengah kesibukkannya sebagai penyanyi, Fatin berusaha tidak mengesampingkan pendidikan.

Selepas lulus dari SMA, ia sekarang tengah melanjutkan studi di salah satu kampus swasta favorit di Jakarta. Fatin mengambil jurusan Performing Art Communication.

Menurutnya, jurusan itu tidak jauh-jauh dari dunia menyanyi yang kini tengah digeluti. Fatin sadar ia harus punya ilmu lain di luar kemampuannya sekarang. 

Uang hasil kerjanya juga tak dihambur-hamburkan. Ia terus menabung untuk bekal nanti. Fatin sadar dia masih sangat belia. Perjalanan pun masih sangat panjang. Jika tak pandai meniti langkah, seorang artis terkenal pun bisa terjungkal.

Satu pelajaran terpenting dari Fatin. Bakat tak mengenal usia. Dalam kebeliaannya, siswi hijaber ini sudah membuktikan talenta jenial itu ada dan terserak di Indonesia. Mungkin dia ada di dekat rumah kita. Menyamar sebagai siswi hijaber biasa seperti Fatin... (eh) 

(sumber: berbagai sumber)

Beri Komentar