Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Ilustrasi Bulan Ramadan (Shutterstock)
Dream - Pada 2030, umat Muslim dunia bakal mengalami dua kali menemui Ramadan dan Idul Fitri dalam setahun kalender Masehi. Peristiwa itu terjadi karena perbedaan kalender Hijriyah dengan Masehi.
Mnurut astronom Saudi, Khaled al-Zaqaq, Ramadan dan Isul Fitri bisa terjadi dua kali dalam setahun karena kalender Hijriah didasarkan pada siklus bulan, sedangkan sistem Gregorian menandai perjalanan bumi mengelilingi matahari.
Menurut laman resmi Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), pada tahun 2030 umat Islam akan merayakan tiga hari raya. Yakni dua kali bulan suci Ramadan dan Idul Fitri, serta satu kali Idul Adha.
Kepala LAPAN, Thomas Djamaluddin, mengtakan, fenomena langka ini terakhir kali terjadi pada tahun 2000. Artinya, peristiwa ini bukan pertama kalinya. Dua kali Ramadan dalam setahun juga pernah terjadi pada 1998 dan 1999.
Menurut Thomas, peristiwa langka dua kali Ramadan dan Idul Fitri di tahun yang sama masih akan terjadi di masa depan, yaitu pada tahun 2030, 2031, dan 2032.
" Hal itu berulang sekitar 33 tahun, karena kalender Hijriah dan kalender Masehi ada selisih 10,9 hari," ujar Thomas.
" Ini hal yang biasa, tidak ada yang istimewa," tambah dia.
Kalender Hijriyah yang mengacu pada peredaran bulan secara konsisten memiliki 11 hari lebih pendek dibanding Masehi yang mengacu pada peredaran matahari.
Inilah kenapa setiap tahunnya bulan Ramadan dan Idul Fitri selalu maju 10 higga 11 hari dari tahun sebelumnya.
Sebagai contoh, Idul Fitri 2020 terjadi pada 23 Mei dan Idul Fitri 2019 terjadi pada 3 Juni.menjadi penghalang dalam penerapan hukum ini.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan