Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Kubis Berukuran Raksasa Di Festival Alska (Sumber:amusingplanet.com)
Dream - Festival Alaska diadakan setiap tahun di kota Palmer, berjarak 42 mil dari timur laut Anchorage. Festival ini menjadi menarik karena selalu menampilkan hasil pertanian berukuran raksasa dari lembah Matanuska-Susitna.
Misalnya, kubis yang berukuran 138 pon, melon dengan ukuran 65 pon dan brokoli pun mampu tumbuh dan membesar hingga ukuran 35 pon. " Beberapa monster telah keluar dari tanah Alaska beberapa tahun belakangan," ungkap Kathy Liska.
Sinar matahari diyakini menjadi penyebab utama sayuran tumbuh menjadi sedemikian besar. Di Alaska sendiri musim semi hanya terjadi dalam waktu singkat, sekitar 105 hari.
Namun, pada saat musim tanam, Alaska mengalami malam hari yang lebih panjang. Ditambah dengan letak Alaska yang sangat dekat dengan Kutub Utara. Jadi hanya disinari matahari selama 19 jam saja.
Nah, musim panas tiba berbarengan dengan puncak musim tanam. Sehingga tambahan sinar matahari itulah yang membuat tanaman di Alaska terus berkembang. Kemudian menjadi sayuran berukuran raksasa dan terbesar di dunia.
Meningkatnya proses fotosintesis membuat buah-buahan menjadi lebih manis. Tanaman seperti kubis, brokoli, kembang kol, kubis brussel, lobak, lobak, kentang, bit, wortel, bayam, dan selada semua tumbuh dengan sangat baik di sini.
Pertanian di lembah Matanuska-Susitna awalnya dibuat sebagai percobaan di tahun 1930-an untuk meningkatkan hasil pertanian negara selama invlasi. Lebih dari 240.000 hektar lahan dikhususkan untuk bidang pertanian. Tapi kurangnya infrastruktur membuat setengah dari jumlah penduduk meninggalkan lembah pada 1940-an.
(Sumber:amusingplanet.com)
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan