Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Pembukaan Food Ingredients (Fi) Asia 2022 (Dream.co.id/Okti Nur Alifia)
Dream - Pameran bahan baku makanan dan minuman Food Ingredients (Fi) Asia 2022 resmi dibuka hari ini di Jakarta International Expo, Rabu, 7 September 2022. Lebih dari 300 produsen terkemuka dari seluruh dunia akan menampilkan berbagai inovasi di ajang yang berlangsung 7-9 September 2022 tersebut.
Regional Portfolio Director ASEAN Informa Market, Rungphech Chitanuwat, mengharapkan Fi Asia 2022 akan menjadi platform bagi para pelaku industri bahan baku makanan dan minuman untuk mendapatkan sumber bahan baku yang dapat diandalkan, berkelanjutan, dan efektif dari segi biaya.
“ Sekaligus membangun networking dengan berbagai pemasok bahan makanan dan minuman terkemuka," kata Rungphech dalam sambutannya.
Rungphech tak lupa memuji prestasi industri makanan dan minuman di Indonesia yang masih bisa bertumbuh di kala banyak negara sibuk dengan pandemi Covid-19.
Sementara itu Ketua Umum Produsen Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMMI), Adhi Lukman berharap ajang Fi Asia 2022 yang digelar Indonesia akan membuat produsen makanan dan minuman di Tanah air menghadirkan beragam produk olahan inovatif sekaligus efisien dalam hal biaya.
“ Kelak Indonesia tidak hanya menyerap komoditi asing,” harapnya.

Sebagai negara mayoritas muslim, Fi Asia 2022 kali ini turut menghadirkan konferensi halal yang digelar atas kerja sama South East Asian Food and Agricultural Science and Technology (SEAFAST) dan IPB.
“ Teknologi dan sains di industri ini sangat cepat berkembang. Terutama makanan-minuman yang juga terkait halal. Apalagi Indonesia punya pangsa yang sangat besar untuk itu,” kata SEAFAST Center, Puspo Edi Giriwono.
Sebagai informasi, Indonesia secara resmi telah menjadi tuan rumah Fi Asia sejak tahun 2010 secara bergantian dengan Thailand. Fi Global telah 26 tahun mengadakan pameran makanan dan minuman.
Fi Asia diadakan untuk pertama kalinya di wilayah Asia Tenggara di Singapura pada tahun 1997, disusul oleh Thailand pada tahun 2002.

Sementara Indonesia untuk pertama kalinya menjadi tuan rumah Fi Asia pada tahun 2010. Kini Fi Asia secara rutin digelar secara bergantian di Indonesia dan Thailand setiap tahunnya.
Tahun ini Fi Asia hadir dengan 8 pavilions yaitu Natural Ingredients Pavilion, New Business Pavilion, Beverage Ingredients Pavilion, Thailand Pavilion. Kemudian USA Pavilion dan yang terbaru India Pavilion, Malaysia Pavilion dan China Pavilion yang hadir secara hybrid.
Dream - Pertumbuhan industri makanan dan minuman (mamin) di Indonesia saat pandemi mengalami kinerja yang positif, di mana pertumbuhannya mencapai 2,45% di kuartal 1 2021. Pertumbuhan ini diprediksi akan meningkat mencapai 5,30% pada periode 2021-2026.
Untuk mendorong pertumbuhan tersebut, Indonesia akan menjadi tuan rumah pameran bahan baku makanan se-Asia yakni Food Ingredients (Fi) Asia 2022 yang ke-25.
Lebih dari 300 produsen bahan makanan dari seluruh dunia akan menampilkan inovasi bahan baku mamin terbaru yang akan diselenggarakan pada 7-9 September 2022 di Jakarta International Expo.
Ketua Umum Gabungan Produsen Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMMI), Adhi S. Lukman, menyambut positif gelaran tersebut. Dia turut bangga industri mamin bisa bertumbuh di waktu yang sulit ini. GAPMMI memproyeksikan pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) industri sepanjang 2022 akan mencapai 5% secara tahunan.
“ Meski demikian, kenaikan harga pangan dan energi membuat sejumlah industri makanan dan minuman menaikan harga jual produknya rata-rata sekitar 5% di bulan ini. Dampak tersebut semakin parah saat terjadi perang Rusia-Ukraina dan pembatasan ekspor oleh beberapa negara,” kata Adhi S. Lukman, dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa, 30 Agustus 2022.
informasi terbaru mengenai perkembangan industri mamin agar dapat berkompetisi dalam industri tersebut.
Menurutnya, Fi Asia menjadi platform yang tepat dan komprehensif untuk berbagai skala bisnis, dalam meningkatkan dan memperkuat keberadaan serta kapasitas pelaku industri di kawasan ASEAN.
Sementara itu, tahun ini Fi Asia akan hadir dengan 8 pavilions yaitu Natural Ingredients Pavilion, New Business Pavilion, Beverage Ingredients Pavilion, Thailand Pavilion.
Kemudian USA Pavilion dan yang terbaru India Pavilion, Malaysia Pavilion dan China Pavilion yang hadir secara hybrid.
Fi Asia 2022 juga akan dilengkapi konferensi halal, mengingat Indonesia adalah negara dengan mayoritas penduduk muslim. Konferensi ini akan menjabarkan mengenai tren produk halal dan bagaimana memasuki pangsa pasar halal di Indonesia.
“ Tahun ini, dalam acara Fi Asia 2022, South East Asian Food and Agricultural Science and Technology (SEAFAST) Center bersama dengan Institut Pertanian Bogor (IPB) akan menyelenggarakan konferensi internasional, salah satunya adalah Halal Conference bertemakan ‘Updates on Halal Certification Producers in Indonesia’,” kata Dewan Penasihat dan Ilmuwan Senior SEAFAST Purwiyatno Hariyadi.
Menurut Purwiyatno, Indonesia memiliki market halal yang sangat besar dengan 229 juta jiwa penduduk Indonesia yang muslim. Oleh karena itu perkembangan inovasi dan teknologi mamin akan sangat diperlukan dalam mendukung pangsa pasar.
Selain itu posisi Indonesia sebagai penghasil produk pertanian terbesar di dunia, menurutnya akan semakin memperkaya cita rasa mamin Indonesia di lokal maupun internasional.
“ Indonesia adalah penghasil produk pertanian terbesar di dunia, dengan varian produk dan komoditas penting seperti kelapa sawit, beras, rempah-rempah, cengkeh, kayu manis, vanila, dan lainnya. Potensi ini memperkaya cita rasa Indonesia dalam berbagai bentuk makanan dan minuman baik lokal maupun internasional,” ujarnya.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan