Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Dream - Jejaring sosial berbagi foto milik Facebook, Instagram siap memperkenalkan fitur caption layaknya platform berbasis video seperti YouTube, pada fitur Stories.
Dikutip Ubergizmo, Rabu 10 Maret 2021, cara kerja fitur ini terbilang mudah. Saat membuat Story, pengguna akan menemukan opsi menambahkan stiker caption. Stiker ini bertindak sebagai titik penahan untuk caption pengguna.
NEW! @Instagram has added a ‘Captions’ sticker for Stories
You can now auto-caption videos in stories with a range of different styles… pic.twitter.com/cijk7nWGC3— ???? Matt Navarra (@MattNavarra)March 9, 2021
Pengguna juga dapat memilih berbagai gaya dan jenis huruf. Setelah selesai, Instagram bakal melakukan pengaturan lain yang dibutuhkan.
Fitur ini juga akan mengambil suara dalam video dan secara otomatis menerjemahkannya ke dalam teks. Jadi orang lain bisa membaca caption, jika mereka tidak bisa mendengarkan video dalam stories.
Tapi keakuratan fitur ini belum diketahui. Sebab setiap orang memiliki logat atau aksen berbicara berbeda sekalipun bahasanya serupa.
Dream - Jejaring sosial berbagi foto milik Facebook, yakni Instagram dilaporkan tengah mengembangkan fitur baru, berkemampuan memblokir kata tertentu yang dinilai kasar atau mengganggu dalam kolom komentar atau Direct Message (DM).
Mengutip Digital Information World, Selasa 9 Maret 2021, fitur ini membantu menciptakan rasa aman bagi pengguna Instagram. Periset aplikasi, Alessandro Paluzzi, membagikan hasil screenshot atau tangkapan layar dari bagian privasi Instagram, menampilkan tambahan opsi kendali konten.
Pada bagian tersebut, pengguna dapat memasukan kata yang dianggap mengganggu atau kasar untuk diblokir saat ditemukan di kolom komentar atau DM.
© © digitalinformationworld.com
Paluzzi juga menyebut Instagram berencana menghadirkan fitur yang membantu influencer atau kreator konten untuk memonetisasi karyanya, bertajuk Affiliate.
Fitur ini merupakan bagian dari program marketing dan tersedia di bagian Creator di Instagram.
Untuk dapat menikmati fitur ini, pengguna harus mendaftarkan diri terlebih dahulu melalui sejumlah langkah. Instagram juga dilaporkan serius dalam memperbarui aplikasi jejaring sosial miliknya.
© © Shutterstock.com
Sebelumnya, Instagram juga dikabarkan akan menghadirkan fitur Brightness AI, ditujukan untuk membantu pengguna menyesuaikan kecerahan foto secara otomatis.
Instagram juga merilis kemampuan baru dalam melakukan siaran langsung di platform miliknya. Fitur bernama Live Rooms ini memungkinkan satu pengguna melakukan siaran langsung dengan hingga tiga akun lainnya.
Sebelumnya fitur ini hanya memungkinkan siaran langsung hanya dilakukan dengan partisipan sebanyak dua akun.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan