7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ilustrasi. (Source: Shutterstock)
Dream - Merawat kulit tidak hanya dilakukan di usia 20 tahun ke atas untuk mencegah proses penuaan dini. Sahabat Dream harus mulai merawat kulit sejak dini.
Bayi pun memiliki produk perawatan kulit tersendiri seperti pelembap dan sabun berformula ringan. Sejak kecil, setiap orang pun disarankan rutin menggunakan face cleanser, pelembap, dan sunscreen untuk menutrisi serta melindungi kulit.
Lantas bagaimana dengan perawatan kulit di usia remaja? Perawatan kulit mulai memasuki usia belasan sedikit berbeda karena aktivitas yang dilakukan di luar ruangan semakin banyak.

Kondisi hormonal pun berubah, sehingga bisa mempengaruhi kesehatan kulit. Berikut saran rangkaian skincare remaja dari Dokter Kulit, Arthur Simon.
Pembersih wajah

Foto: Shutterstock
Awali hari dengan membersihkan wajah menggunakan face cleanser yang dibilas air bersuhu suam-suam kuku untuk memastikan kondisi kulit bersih sebelum beraktivitas. “ Cuci muka dengan sabun yang lembut sesuai tipe kulit,” ujar Arthur lewat Instagram pribadinya.
Gunakan pelembap yang ringan dan bersifat non-comedogenic untuk meminimalisir potensi munculnya komedo atau jerawat. Pasalnya, produksi minyak alami cenderung lebih aktif saat remaja, sehingga potensi memiliki komedo dan jerawat lebih tinggi.
Bila perlu, pilih tekstur dan jenis pelembap sesuai kondisi maupun kebutuhan kulit. Biasanya, kulit berminyak lebih nyaman menggunakan pelembap bertekstur gel. Sementara kulit kering lebih nyaman menggunakan pelembap bertekstur krim.
Tabir Surya
Jangan lupa gunakan tabir surya untuk melindungi kulit dari bahaya paparan sinar matahari. Gunakan SPF minimal 30 atau 50 dengan PA+++ sebanyak dua ruas jari untuk melindungi kulit dari sinar UVA dan UVB. Aplikasikan kembali tabir surya setiap 2-3 jam sekali untuk menjaga perlindungannya.
Pembersih Wajah
Bersihkan kembali wajah dengan face cleanser untuk mengangkat debu, sisa minyak, dan kotoran setelah beraktivitas seharian. Bila perlu, gunakan micellar water atau cleansing milk bertekstur ringan untuk mengangkat kotoran maupun debu secara maksimal.
Pelembap

Foto: Shutterstock
Gunakan pelembap yang sama di malam hari untuk menutrisi sekaligus mengunci kelembapan kulit sebelum tidur. Cegah kondisi kulit dehidrasi yang memicu produksi minyak berlebih dan munculnya jerawat dengan memakai pelembap secara rutin.
Obat Jerawat
Aplikasikan obat jerawat untuk meredakan inflamasi serta memastikan kulit tetap sehat selama beraktivitas.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?