Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Foto: Shutterstock
Dream - Pandemi corona turut berdampak pada perekonomian global. Sejumlah perusahaan melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan merumahkan sejumlah karyawan.
Hal ini merupakan kabar buruk bagi para pekerja yang harus menafkahi keluarga. Bahkan mereka yang terbiasa mendapatkan gaji besar.
Belakangan ini kasus pekerja dengan gaji Rp80 juta tengah viral di media sosial. Bahkan 'Gaji Rp80 Juta' mendadak jadi trending topic di Twitter. Kisah berawal dari cuitan akun @_pasiholan.
Ia menceritakan kerabatnya yang berprofesi sebagai karyawan swasta dengan gaji Rp80 juta per bulan. Namun karyawan tersebut terpaksa dirumahkan oleh perusahaan.
" Teman saya kerja di perusahaan swasta bergaji 80 jutaan per bulan. Baru 2 bulan dirumahkan, rumah tangganya langsung berantakan krn selama ini keluarganya berbiaya tinggi," tulis @_parsiholan_
Selama 2 bulan, ternyata gaya hidup mewah keluarga tersebut yang menjadi penyebab ekonomi berantakan.
Menurut akun itu, kerabatnya kini kewalahan menanggung kredit mobil mewah hingga KPR rumah di kompleks elit senilai Rp3 miliar.
" Tabungan tipis. Skrg mereka bingung. Kasihan," ujarnya.

Tak sedikit warganet yang iba dengan cerita tersebut. Namun banyak juga yang justru menjadikannya bahan cibiran.
Akun Twitter @genzejutaakal menyamakan kisah tersebut dengan mahasiswi universitas bergengsi yang menolak gaji Rp8 juta karena merasa kurang.

Foto: Twitter @genzejutaakal
Topik tersebut langsung dipenuhi komentar publik. Warganet saling melontarkan pendapat dan keluh kesah mereka.
" Aku lulusan smk bisa apa. Dapet gaji 3jt alhamdulillah banget, bisa bantu bantu keluarga. Intinya ya bersyukur ajalah," kata @winnithepoohhh
" W dipanggil interview aja udah bahagia bgt. Lamaran ga tembus2 wkwkw," sahut @sekar_aninda
" Kalo gue punya gaji 80jt, mungkin bakal gua utamain buat investasi dulu," sambung @Bayuadjn
" Udah dibilang, seberapa banyak pun gaji kamu jika gaya hidup tinggi, tetep aja bakal ngrasa kurang terus," ujar @noonalipoo
" Corona mengajarkan kita arti menabung dan hidup irit," kata @intanps18
" Hikmah dari corona, yg di atas merasakan yg di bawah," tutur @ginamaulana
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya