Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Tren Potongan Gaya Rambut 2019 (Foto: Dream.co.id/Muhammad Ilman Nafian)
Dream - Gaya klasik dan pompadour menjadi tatanan rambut pria yang paling digemari dalam dua tahun terakhir. Namun rupanya, memasuki 2019 ini para pria tampak sudah bosan dengan dengan gaya rambut itu.
Director Chief Company, Fatsi Anzani Hakim, mengatakan, pihaknya melakukan survei kepada 1.100 orang responden, baik tukang cukur maupun pelanggan. Hasilnya, sembilan dari sepuluh orang menyatakan ingin mengubah gaya rambut mereka dari klasik ke model lain.
Fatsi melanjutkan, gaya rambut blunt fringe atau berponi bagi pria akan menjadi tren pada tahun ini. " Memang gaya rambut berponi sedang berangkat naik, tapi kroscek enam hingga sepuluh customer tidak percaya diri dengan rambut berponi," ujar Fatsi di di Jakarta, Rabu 23 Januari 2019.
Apabila pelanggan tidak suka gaya rambut berponi, bisa juga memilih deconstructed quiff, yakni gaya rambut natural dengan tidak terlalu klimis.
Kemudian ada juga asymmetrical long sweep, pilihan cocok bagi customer yang menyukai petualangan. Sebab, mereka bisa menambahkan desain garis untuk mengeksplorasi gaya sesuai karakternya.
" Ketiga tatanan rambut ini kami pilih sebagai rekomendasi bagi pria urban Indonesia," kata Marketing Director Chief Company, Oky Andries.
Dalam kesempatan yang sama Head of Education of Menspire UK, John Lamoa berujar, bergesernya tren gaya rambut klasik menjadi natural itu juga karena perubahan gaya berpakaian.
Saat ini, para pria lebih menyukai fashion menggunakan kaos atau baju gombrong. " Jadi agak aneh kalau bajunya santai, tapi rambutnya klimis," ucap John.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya