Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Doc Uniqlo Indonesia
Dream - Media sosial digunakan segelintir orang untuk menampilkan kemewahan dan gaya glamor yang mentereng. Terkadang demi tampilan mewah itu, banyak yang rela memakai pakaian atau fashion item yang kurang nyaman.
Beruntung masih banyak orang yang menempatkan kenyamanan dalam berpakaian di atas kebutuhan eksistensi. Rasa tidak nyaman kala berpakaian juga pernah dialami penulis novel Rintik Sendu, Nadhifa Allya Tsana.

“ Saat scroll di internet aku melihat pakaian yang sedang tren dan bagus. Aku tertarik (beli), tapi pas dipakai ternyata kurang nyaman. Setelah itu aku sadar bahwa setiap orang punya bahasa berpakaiannya sendiri, gak perlu menyesuaikan tren, yang penting nyaman,” jelas Tsana pada konferensi virtual Uniqlo Modest Wear Spring/Summer 2022, Kamis 17 Maret 2022.
Menurut Tsana kenyamanan itu adalah hal yang mahal. Memakai pakaian yang nyaman dan sederhana juga bisa tetap tampil stand out dan tidak membosankan.
Sama halnya dengan Tsana, Ayudia Chaerani atau lebih dikenal Ayudia Bing Slamet juga memilih kesederhanaan sebagai gaya hidupnya. Mulai dari kegiatan pengembangan dirinya hingga aktivitas rumah yang ia jalani sehari-hari.
Ia percaya, melalui kesederhanaan ia mampu mengembangkan dirinya dengan eksplorasi kegiatan di rumah dan menjalin interaksi dengan orang-orang yang ada disekitarnya.

“ Banyak bilang kesederhanaan jadi hambatan. Padahal kesederhanaan itu bisa jadi kekuatan, seperti aku ibu rumah tangga, butuh pakaian yang nyaman tapi stylish. Jadi sederhana itu jadi kekuatan kita dalam berpenampilan,” jelas Aktris, Ayudia Chaerani pada kesempatan yang sama.

Ayudia merasa terdapat keistimewaan dibalik busana yang sederhana. Padu padan yang sederhana dapat menunjang aktivitasnya dengan nyaman di setiap momen yang ia jalani.
Membawa konsep kenyamanan dalam keseharian, Ayudia suka memadu padankan gaun rayon motif kerah band dengan celana straight stretch double face yang nyaman dipakai di dalam atau di luar rumah. Pilihan hijab style yang dipilih juga cenderung clean dan simple.
Bagi Tsana kesederhanaan ia mampu mengekspresikan dirinya seutuhnya, seperti padu padan yang merepresentasi dirinya tanpa mengurangi rasa nyaman di setiap aktivitas yang ia lakukan.

“ Aku gak suka ribet jadi sering pilih pakaian yang simpel. Meskipun simpel dan sederhana sering dibilang boring gak seru tapi menurutku kesederhanaan ini sebenernya penuh warna sesuai karakter yang ingin tunjukin,” jelas Tsana.
Tsana suka membawa youthful vibe di gaya modest sehari-harinya. Sweater Washable Mock Neck menjadi item favoritnya dengan Celana Katun Relax Ankle yang sangat cocok untuk gaya berhijab.
Konsep kesederhanaan akan diangkat dari berbagai sudut pandang dari berbagai profesi yang tertuang di dalam katalog UNIQLO Modest Wear Spring/Summer 2022.
Tidak hanya itu, pecinta LifeWear juga bisa menikmati berbagai informasi menarik yang berhubungan dengan ketiga kolaborator seperti berbagai tips serta sketsa dan ilustrasi..

“ Pada musim ini, kami mengusung tema Inspiring Modesty yang mengangkat keberagaman karakter perempuan berhijab Indonesia melalui kesederhanaan dengan caranya masing-masing di keseharian untuk bisa saling menginspirasi satu sama lain,” jelas Fryska Utami Meiliyani, Marketing Representative UNIQLO Indonesia pada kesempatan yang sama.
Fryska yakin bahwa setiap individu memiliki kebutuhan dan karakteristik yang unik untuk menjalani gaya hidupnya masing-masing.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya